Ayu Azhari Diancam Dilaporkan Oleh Anaknya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebriti Ayu Azhari saat verifikasi pencalonannya sebagai calon Wakil Bupati Sukabumi di Kantor DPD PDIP Jawa Barat, Bandung, Senin (18/1). Ayu menemui unsur pimpinan DPD PDIP Jabar dan melakukan pertemuan tertutup terkait pencalonannya. TEMPO/Prima

    Selebriti Ayu Azhari saat verifikasi pencalonannya sebagai calon Wakil Bupati Sukabumi di Kantor DPD PDIP Jawa Barat, Bandung, Senin (18/1). Ayu menemui unsur pimpinan DPD PDIP Jabar dan melakukan pertemuan tertutup terkait pencalonannya. TEMPO/Prima

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Artis Ayu Azhari tersandung masalah keluarga. Dia digugat oleh anaknya, Axel Gondokusumo, agar mengembalikan uang ratusan juta rupiah yang diwariskan dari mendiang Wisnu Djody Gondokusumo.

    Wisnu Djody Gondokusumo adalah suami pertama Ayu. Pasangan Wisnu-Ayu  dianugerahi Axel. Pada 1992, pasangan itu bercerai. Sepuluh tahun kemudian, Wisnu meninggal.

    Menurut Axel, sang ayah mewarisi duit senilai Rp 150 Juta yang dititipkan ke pamannya, Bayu Djody Gondokusumo. Pada 11 November 2009, duit itu ditransfer ke rekening di sebuah bank atas nama Khadija Azhari. Khadija Azhari adalah nama asli Ayu.

    Axel mengklaim sebagai pewaris tunggal atas warisan tersebut. Sebab, Axel mendapatkan warisan tersebut ketika Ayu dan Wisnu sudah lama bercerai.

    Sejak setahun lalu, dengan alasan berniat melanjutkan studi ke perguruan tinggi, remaja berusia 20 tahun ini sudah berkali-kali menagih duit tersebut. Namun, menurut Axel, Ayu terus mengelak.

    Setiap kali duit itu diminta, kata Axel, Ayu selalu meminta menghubungi pengacaranya, Secarpiandy. Akhirnya, sepekan lalu, melalui pengacara Utomo A. Karim, Axel resmi mensomasi ibu kandungnya sendiri. "Ibu merasa itu uang ganti rugi. Uang itu dihitung buat biaya hidup saya. Saya sakit atau apa dihitung. Jadi ibu bilang (uang) sudah habis," tutur Axel di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (4/12).

    Menurut pengacara Axel, Utomo A Karim, somasi itu tidak digubris. Dalam waktu dekat ini, ia melanjutkan, Axel berniat kembali mengajukan somasi. "Kita kasih seminggu untuk penyelesaian. Kalau tidak ya terpaksa (langkah hukum)," ujar Karim.

    Karim mengancam akan melaporkan Ayu ke polisi dengan tuduhan penggelapan uang, jika somasi kedua ini masih tidak digubris. "Ini bisa masuk ke penggelapan karena Axel sudah dewasa," katanya.

    Axel sendiri mengaku sudah setahun ini tidak lagi tinggal bersama Ayu. Ia memilih menetap di Radio Dalam, Jakarta Selatan bersama neneknya dari pihak ayah. "Tak ada sepeser pun ibu saya biayai. Saya disuruh hidup sendiri. Keluarga ayah yang membiayai saya," kata Axel.

    Di tempat terpisah, pihak Ayu menduga ada orang ketiga yang sengaja mengambil keuntungan pribadi melalui perantara Axel. Pengacara Ayu, Secarpiandy, mengatakan indikasi tersebut terlihat dari cara mengumbar ruang privat keluarga ke media. "Seharusnya laporin ke polisi langsung," tutur Secarpiandy saat dihubungi, Jumat (4/12).

    Secar membenarkan, Ayu memang belum berniat mengembalikan duit itu ke Axel. "Tapi, uang itu ada. Sudah (pernah) dipakai sama Axel,” ujarnya. Dia menambahkan, “Kemarin dia bilang minta 50 juta, buat beli motor. Ayu bilang, nanti. Mama mau didik Axel supaya prihatin. Kuliah naik bus. Kalau prestasi bagus nanti akan mama belikan mobil," tutur Secar menirukan perkataan Ayu.

    MUSTHOLIH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.