Tiga Jam Bersama Luna Maya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Luna Maya. (TEMPO/Aryus P Soekarno)

    Luna Maya. (TEMPO/Aryus P Soekarno)

    TEMPO Interaktif, Jakarta -Toyota Alphard hitam milik Luna Maya melesat meninggalkan Jakarta dengan kecepatan tinggi. Pagi itu, dia hendak mengunjungi kekasihnya, Nazril Irham alias Ariel Peterpan di Rumah Tahanan Negara Bandung. "Paling tidak seminggu sekali saya jenguk Ariel," kata Luna, Kamis (2/12).

    Saat ini, kata Luna, Ariel sangat butuh dukungan. Pasangan ini sedang dibelit masalah. Rekaman video mesum amatir dengan pemain mirip mereka beredar luas sejak Juni lalu. Ariel sudah mendekam 170 hari dalam bui dan dihadapkan ke meja hijau di Bandung. Ariel tak pernah mengakui itu dirinya, begitu juga Luna. Meski tidak ditahan, Luna sampai saat ini masih berstatus tersangka. 

    Di atas roda yang melaju lebih dari 100 kilometer per jam, wangi tubuh model 170 sentimeter itu menyegarkan kabin. Sambil sesekali meminum susu herbal campur oat sebagai sarapan, Luna menceritakan kisah cintanya dengan Ariel (Baca laporan lengkapnya besok). 

    Luna bertemu dengan Ariel pertama kali di Jakarta enam tahun silam. "Dia pasif, tapi itu bikin terlihat misterius," kata perempuan 27 tahun ini lalu tertawa lepas. Tawa Luna tiba-tiba terhenti, asmanya kumat, dia terus batuk dan nafasnya terputus-putus. "Aku asma kalau kena debu, nangis, atau tertawa," katanya usai menghirup ventolin.

    Luna kemudian menumpahkan unek-uneknya akan kasus video tersebut. "Gue ga terima dengan keadaan begini," ujarnya. "Kami jadi korban." 

    Menurutnya, kasus ini melenceng dari jalurnya. Analisanya sebagai mahasiswi hukum langsung menggelontor. "Ariel dituduh membantu menyebarkan, tapi penyebar sesungguhnya masih berkeliaran," katanya. RJ, teman Ariel yang dituding sebagai pelaku, juga menolak tuduhan itu. "Harusnya kan cari siapa yang unggah ke internet," kata Luna.

    Setelah satu setengah jam perjalanan Jakarta-Bandung, kami tiba di Rumah Tahanan Negara Bandung di bilangan Kebon Waru. Dari balik gerbang, Tempo melihat Luna melenggang masuk. Beberapa penjaga menyapanya dengan ramah, pembesuk juga berebut menyalami, bahkan ada yang sempat minta foto bareng.

    Lantas apa saja yang dilakukan Ariel-Luna di balik tembok penjara? Pertemuan biasanya diawali cipika-cipiki dan peluk, mereka melepas rindu dengan menghabiskan jam berkunjung: 9 sampai 12. Luna membawa seabrek permintaan Ariel. Mulai dari rokok, makanan, sampai ikan mas koki. Lho, kok ikan mas koki? "Iya, Ariel minta beliin untuk temen di kamar," katanya. Dia menempati sel bersama lima tahanan kasus perkelahian dan pencurian.

    Namun sejoli itu tidak bisa lama-lama bermesraan. Selang berapa lama datang teman sekolah, tetangga, dan fans Ariel. Mereka datang untuk sekedar bersalaman, memberi tanda mata, sampai memberi wejangan hukum. "Ariel lebih suka di sini ketimbang tahanan Mabes Polri, dia jadi lebih gemuk," kata Luna.

    Tempo sempat melihat Ariel mengenakan kaos putih bergambar kartun tokoh laki-laki berbaju narapidana dan penutup mata, dengan gaya rambut mirip pemiliknya. Di bawah gambar tertulis "Who?" "Baju itu dia gambar sendiri pakai spidol," kata Luna.

    Luna sempat makan siang bareng Ariel di ruang besuk penjara. Menunya nasi timbel dengan tempe, tahu, dan ayam goreng. Tanpa terasa, waktu berkunjung sudah habis. 

    Ariel mengantar Luna sampai ke gerbang. "Aku masih kangen," ujar Luna manja. Dia tidak henti menggelendot di lengan Ariel yang kekar. Seperti saat bertemu, cium pipi mengakhiri jumpa mereka.

    REZA M


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H