Tiga Dasawarsa Gelar Konser  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Benny M. Tanto. (TEMPO/Novi Kartika)

    Benny M. Tanto. (TEMPO/Novi Kartika)

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Lepas dari segala kekurangannya dalam konser Silver Guitar Concert V di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Sabtu pekan lalu, bersama pemain biol Michelle Siswanto, acungan jempol tetap layak diberikan kepada Benny M. Tanto. Ia mungkin satu-satunya gitaris klasik negeri ini yang rutin menggelar konser saban tahun. Terhitung sudah 30 tahun ia menggelar konser.

    Kebanyakan konsernya diadakan di Jakarta. Tapi ia juga telah menjelajahi mancanegara, seperti Kanada, Amerika Serikat, dan Filipina. Kepada Tempo, Benny pernah mengaku selalu tekor mengadakan konser. Yang menjadi soal, tak banyak peminat gitar klasik yang mau menonton resital tunggal. “Bisa balik modal saja sudah hebat,” katanya.

    Karena kesetiaannya inilah, produsen gitar asal Bandung, Rinoul, memproduksi gitar yang serinya menggunakan akronim Benny dan tanggal lahirnya. Benny pun menggunakannya saat memainkan komposisi pertama dalam konser Silver Guitar Concert V di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Sabtu malam pekan lalu. “Suaranya tak kalah gahar dibanding gitar impor,” ujarnya.

    PRAMONO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.