Bogor Bidik Wisatawan Belanda dan Arab Saudi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak-anak bermain dan mandi di sumber air panas yang berasal dari kawah ratu di kawasan tempat wisata Gunung Bunder, Bogor, Jawa Barat. [TEMPO/Imam Sukamto]

    Anak-anak bermain dan mandi di sumber air panas yang berasal dari kawah ratu di kawasan tempat wisata Gunung Bunder, Bogor, Jawa Barat. [TEMPO/Imam Sukamto]

    TEMPO Interaktif, Bogor - Untuk meningkatkan kunjungan wisata pada tahun 2011, seperti yang tuang dalam Visit Bogor 2011, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor pada awal tahun depan akan menggelar pergelaran seni dan pameran di Belanda dan Arab Saudi. Kedua negara itu dipilih karena selama ini Belanda dan Arab Saudi merupakan asal wisatawan terbesar yang datang ke Bogor.

    Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, pada tahun ini 30 persen wisatawan mancanegara berasal dari Belanda dan Arab Saudi. "71 persen di antaranya memilih kawasan Puncak sebagai tujuan wisata dan sisanya tersebar ke wilayah Bogor Barat dan Bogor Selatan," papar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Adrian Arya Kusuma, Selasa (9/11).

    Dari frekuensi wisatawan yang datang, 53 persen merupakan wisatawan yang pernah datang ke  Bogor. "Bisa sampai 6 kali mereka datang ke Bogor dalam perjalanan wisatanya," ujar Adrian.

    Pergelaran seni rencananya akan melibatkan sejumlah sanggar tari di Bogor. Mereka akan menggelar sejumlah pertunjukkan seni, khususnya seni Sunda, seperti Tari Jaipong dan Rampak Gendak. "Adapun yang akan dipamerkan merupakan hasil kerajinan tangan, seperti ukiran kayu yang diproduksi para pengrajin di wilayah Bogor," kata Adrian.

    Pada Visit Bogor 2011, Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan tingkat kunjungan wisata mencapai 2,7 juta pengunjung. "Tahun ini sekitar 2,4 juta pengunjung," kata Adrian.

    Diki Sudrajat


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.