Pianis Rusia Menangi Kompetisi Chopin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yulianna Avdeeva

    Yulianna Avdeeva

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Yulianna Avdeeva, musisi Rusia, menjadi perempuan pertama dalam 45 tahun ini yang memenangi Kompetisi Piano Chopin yang prestisius di Warsawa, Polandia, hari ini.

    Pianis berusia 25 tahun itu berhak menerima hadiah sebesar 26.506 pound sterling atau sekitar Rp 373 juta rupiah. Dia mengaku telah berusaha "sepanjang hidupnya" untuk memengani kompetisi tersebut.

    Kontes untuk pianis muda yang digelar setiap lima tahun itu adalah salah satu kontes terpenting di dunia musik klasik. Martha Argerich, pemenang sebelumnya dan anggota juri tahun ini, menyebut Avdeeva seorang "seniman yang harmonis".

    "Saya sangat gembira terhadap Yulianna, dan khususnya karena dia adalah perempuan pertama setelah kompetisi ini berlangsung selama 45 tahun. Sesudah saya, tak ada pemenang perempuan, jadi saya sangat senang," kata Argerich, pianis Argentina yang menang dalam kompetisi pada 1965,. Para pemenang sebelumnya, termasuk Maurizio Pollini dan Martha Argerich, telah menjadi pianis hebat di abad modern.

    Juri memilih Avdeeva di antara 10 finalis lainnya setelah para peserta kontes bertarung selama tiga pekan memainkan karya-karya Frederic Chopin dalam serangkaian konser. "Musik Chopin sangat khusus, saya menimkati setiap penampilan karena saya tidak berpikir soal kompetisi, tapi hanya memikirkan soal musik," kata Avdeeva.

    Ingolf Wunder, 25 tahun, dari Austria dan Lukas Geniusas, 20 tahun, dari Lithuania menduduki tempat kedua. Daniil Trifonov dari Rusia di posisi ketiga dan Evgeni Bozhanov dari  Bulgaria di posisi keempat.

    Dalam kompetisi itu Avdeeva tampil ekspresif dan matang saat membawakan Concerto in E minor karya Chopin dan mendapat standing ovation pada Selasa malam lalu. Dia belajar musik di Moskow dan kini menjadi asisten seorang profesor Rusia di Hochschule fuer Musik und Theater di Zurich, Swiss. Musisi kelahiran Moskow pada 3 Juli 1985 itu telah tampil di 20 negara lebih, termasuk Amerika Serikat dan Jepang serta telah meraih sejumlah penghargaan.

    Kurniawan (BBC, AFP)


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.