Malang Gelar Instalasi dari Plastik Bekas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pameran instalasi plastik di Malang. (ANTARA/Abdul Malik)

    Pameran instalasi plastik di Malang. (ANTARA/Abdul Malik)

    TEMPO Interaktif, Malang - Dewan Kesenian Malang (DKM) menggelar pameran instalasi plastik bekas di Gedung DKM selama empat hari, yang berakhir Senin (11/10). Pameran ini digelar sebagai bentuk kekhawatiran seniman terhadap maraknya pembuangan plastik secara sembarangan. "Masyarakat selalu dekat dengan kresek (tas plastik). Kapan saja, di mana saja, untuk apa saja dan siapa saja. Tetapi, akhirnya dibuang sembarangan," kata Dandung, ketua panitia pengarah kegiatan ini.

    Pameran instalasi "Kresek-Krasak-Krosok-Krusuk" ini diikuti oleh puluhan seniman dari Kota Malang dan sejumlah kota di Jawa Timur. Pembukaan pameran diwarnai oleh Kirab Bumi Plastik dan Kesenian Bantengan.

    Dalam pameran tersebut, para seniman membungkus tiga bangunan DKM dengan plastik bekas beraneka warna, yang sebagaian besar berupa tas bekas. Hanya pintu masuk menuju kantor yang dibiarkan kosong dari tas plastik. Sebanyak 50 kilogram plastik bekas dibutuhkan untuk pameran tersebut. Plastik bekas tersebut dikumpulkan selama dua bulan dari Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Supit Urang Kota Malang.

    Usai pameran, panitia akan memanfaatkan sampah plastik tersebut untuk didaur ulang.
    "Daur ulang ini untuk memberikan contok yang baik kepada masyarakat," ujar Dandung.

    BIBIN BINTARIADI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.