Karya Jeihan dan Sunaryo Diborong di Pasar Seni ITB

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Helaran panen padi dari Ciptagelar, Sukabumi, di Pasar Seni ITB, Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/10). TEMPO/Prima Mulia

    Helaran panen padi dari Ciptagelar, Sukabumi, di Pasar Seni ITB, Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/10). TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO Interaktif, Bandung -Karya seniman ternama dari Bandung seperti Jeihan Sukmantoro dan Sunaryo, laris manis di Pasar Seni ITB, Ahad (10/10). Sepuluh lukisan Jeihan ludes dalam setengah jam. 

    Menurut seorang anak Jeihan, Asasi Andi, seluruhnya ada 11 lukisan yang dibuat Jeihan khusus untuk dijual di Pasar Seni ITB ke-10 kali ini. Sepuluh lukisan langsung diborong selama setengah jam.

    Adapun satu lukisan terakhir yang rencananya akan disimpan sebagai koleksi Jeihan, akhirnya ikut dijual juga. "Semuanya rata seharga Rp 25 juta," katanya kepada Tempo. 

    Seluruh lukisan tersebut masih berciri khas Jeihan, yaitu perempuan dengan mata hitam. Ukuran masing-masing kanvas 70 x 70 sentimeter. 

    Sedangkan perupa Sunaryo, berhasil melelang gambarnya yang memakai charcoal dan akrilik berukuran 120 x 140 sentimeter itu seharga Rp 330 juta. Karya tentang seorang perempuan penari Bali yang berjudul "Sebelum Pentas" tersebut jatuh ke tangan Trisnachandra.

    Kolektor asal Jakarta itu menurut Yus Herdiawan dari Selasar Sunaryo Art Space, mengungguli tawaran 18 peminat lainnya. "Dilelang karena peminatnya banyak," ujarnya di lokasi acara. Selain itu, 180 karya cetak grafis Sunaryo seharga Rp 500 ribu hingga Rp 3 juta pun ludes dalam hitungan jam.
     
    ANWAR SISWADI 




     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.