Penyair Swedia Masuk Bursa Calon Pemenang Nobel Sastra

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, London - Penyair Swedia, Tomas Transtromer, jadi favorit para petaruh untuk memenangi Hadiah Nobel Sastra tahun ini. Perusahaan Inggris, Ladbrokes, telah memberi Transtromer, 79 tahun, peluang 5/1 atau satu kesempatan dalam enam kemenangan. Dia berada di depan tiga penyair lain yang didukung oleh peluang 8/1, yakni Adam Zagajewski dari Polandia, Ko Un dari Korea Selatan, dan Adonis dari Suriah.

    Pengarang nonpenyair pertama di daftar taruhan itu adalah Nestor Amarilla, dramawan Paraguay yang dikabarkan telah masuk daftar pendek penerima Nobel Sastra, meskipun daftar calon masih dirahasiakan penuh oleh panitia Nobel.

    "Tomas Transtromer pastilah pada pusat taruhan," kata David Williams dari Ladbrokes, Kamis lalu. "Dia sudah lama disebut-sebut untuk hadiah ini dan kami merasa karyanya akhirnya layak diakui." Namun, siapa pemenang Nobel Sastra tahun ini sukar diperkirakan. Serangkaian nama pemenang yang muncul di tahun-tahun sebelumnya juga memberi banyak kejutan.

    Ladbrokes juga menaruh nama-nama pengarang Amerika Serikat, Thomas Pynchon dan Philip Roth, di antara calon-calon lain yang berpeluang 18/1. Empat pengarang perempuan yang masuk bursa taruhan ini adalah Joyce Carol Oates, Margaret Atwood, Alice Munro dan A.S. Byatt.

    Namun, Nobel Sastra diduga punya pandangan bias anti-Amerika dalam komitenya. Pada 2008, anggota komite, Horace Engdahl, dikutip telah menyebut sastra Amerika "terlalu picik", yang memicu tanggapan marah dari para pengarang terkenal Amerika.

    Per Wastberg, pengarang Swedia dan ketua komite tempat Engdahl bergabung, membantah adanya sentimen Amerika di antara lima anggota komitenya. "Kami sangat berusaha untuk mempelajari dan mamasukkan semua daftar calon--Arab, Cina, Jepang, Indonesia, dan jelas sastra Amerika yang punya dampak semacam itu," katanya.

    "Apa yang diucapkan Engdahl itu sedikit keluar dari konteks," katanya. "Kami lebih memusatkan diri pada individu ketimbang etnis atau negaranya karena ini bukanlah penghargaan untuk sebuah negara."

    Wastberg mengatakan, pemenang Nobel Sastra tahun ini akan diumukan antara 7 atau 14 Oktober.

    iwank | Reuters


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.