Diusir Dari Jepang, Kunjungan Paris Hilton ke Jakarta Terancam Batal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paris Hilton. REUTERS/Toru Hanai

    Paris Hilton. REUTERS/Toru Hanai

    TEMPO Interaktif, Tokyo - Sosialita Amerika Serikat, Paris Hilton, ditolak masuk Jepang. Akibatnya, kunjungannya ke Jakarta Sabtu mendatang terancam batal.

    "Saya akan pulang, dan menantikan kembali ke Jepang waktu mendatang," ujarnya di Bandara Narita Tokyo, Rabu (22/9). Pewaris Hotel Hilton ini dijadwalkan mengunjungi Tokyo untuk promosi butik dan parfum terbarunya. Setelah itu dia melanjutkan perjalanan ke Kuala Lumpur dan Jakarta.

    Namun kemarin petugas imigrasi Tokyo mencegahnya masuk Negeri Sakura dengan alasan sang bintang terganjal kasus penggunaan obat-obatan terlarang. Jepang menerapkan aturan ketat atas kasus ini.

    Legenda sepak bola asal Argentina, Diego Maradona pernah terganjal masalah yang sama saat akan menyaksikan Piala Dunia 2002 lalu. Namun dia diberi izin khusus sebagai "delegasi khusus". Sayangnya, Paris, yang baru saja terbukti menghisap ganja di Las Vegas, tidak mendapat keistimewaan itu.

    Selebritas 29 tahun itu terpaksa pulang setelah menginap semalam di Narita. "Sekarang akan lepas landas menuju rumah," tulisnya di Twitter beberapa jam lalu. Dia mengaku sedih tidak dapat bertemu dengan penggemarnya di Asia. "Saya janji akan kembali secepatnya. Love you all!!! Love Paris xoxo"

    Paris dijadwalkan akan membuka butiknya di mal mewah Grand Indonesia, Jakarta, Sabtu mendatang. Belum kepastian agenda tersebut. Senior Manager Komunikasi Marketing Grand Indonesia Teges Prita Soraya belum bisa dimintai konfirmasinya. Telepon dan pesan singkat yang dikirim belum berbalas.

    AP | REZA M



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.