Andi Soraya Resmi Menghuni Rutan Pondok Bambu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Andi Soraya. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Andi Soraya. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO Interaktif, Jakarta -Setelah hampir satu jam berada didalam ruangan Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Andi Soraya resmi dijebloskan ke rumah tahanan Pondok Bambu.

    Kepada wartawan Aya, panggilan akrab Andi Soraya, secara menggebu mengatakan bahwa pihak Kejari Jakarta Selatan sangat arogan. Menurut Aya kasus yang menimpanya kali ini bukanlah kasus yang perlu dibesar-besarkan.

    Aya hanya ingin penangkapannya dipertimbangkan lagi mengingat dirinya memiliki dua buah hati yang masih sangat membutuhkannya. "Shawn dan Darren itu masih terlalu kecil untuk aku tinggal sendiri," paparnya.

    Kini Aya sudah mempersiapkan mentalnya untuk menghuni rumah barunya di rutan Pondok Bambu. Aya akan menjalani masa hukuman selama tiga bulan. "Mungkin anak-anak akan sama Steve sementara waktu," ucapnya seraya memasuki mobilnya.

    Sebelumnya, Aya juga pernah mendatangi komnas anak guna meminta perlindungan unutk kedua buah hatinya. Namun sayang, usahanya sia-sia. "Pihak Kejari belum meninjau ulang dan nampaknya mereka tidak merespon surat dari komnas anak," ungkap kuasa hukumnya Priatna Abdul Rasyid.

    Awal kasus tersebut bermula saat Andi Soraya terlibat percekcokan dengan seorang istri pengusaha Sri Sukaesih. Dia melayangkan bogem mentah kearah Sri Sukaesih di sebuah bar dibilangan Kemang, Jakarta Selatan.

    Merasa tak terima dengan perlakuan itu, Sri Sukaesih melayangkan gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan awal 2008 lalu.


    PRIH PRAWESTI FEBRIANI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.