Untuk Paus, Susan Boyle Bernyanyi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Susan Boyle. AP/Richard Drew

    Susan Boyle. AP/Richard Drew

    TEMPO Interaktif, London - Bintang pertunjukan televisi Susan Boyle akan bernyanyi untuk Paus Benecditus XVI saat berkunjung ke Skotlandia bulan depan. Demikian keterangan gereja Katolik Skotlandia, Rabu.

    Juru bicara gereja mengatakan, Juni lalu, mereka berundingan dengan penyanyi tersebut untuk tampil.

    Direncanakan, Paus akan mengunjungi Inggris dan Skotlandia, 16-19 September.

    Dalam agenda, Boyle dijadwalkan tampil tiga kali di Bellahouston Park di Glasgow, Kamis 16 September. Dia akan bernyanyi bersama 800 anggota paduan suara di lapangan terbuka Mass.

    Di tempat tersebut, Boyle direncanakan menyanyikan himne "How Great Thou Art", disusul "I Dreamed a Dream," serta "Les Miserables" album pertamanya yang dirilis April 2009.

    "Bernyanyi untuk Paus merupakan kehormatan dan sesuatu yang selalu saya impikan," kata Boyle, seorang penganut Katolik.

    "Saya rasa pada 16 September adalah peristiwa yang akan terpatri dalam memori saya, sebagaimana sesuatu yang ingin selalu aku lakukan. Saya senantiasa ingin bernyanyi untuk Sri Paus dan saya benar-benar tak sanggup berkata apa-apa atas kebahagiaan ini."

    Boyle lanjutkan, mendiang ibunya juga pernah berada di tempat yang sama di taman Glasgow saat Paus Johanes Paulus II berkunjung tahun 1982.

    Usai himne berkahir di Mass, Boyle akan menyanyikan lagu perpisahan untuk Paus yang akan menuju lapangan udara selanjutnya terbang ke London.

    Menurut kantor Kementerian Luar Negeri, kunjungan Paus ini merupakan pertama kali ke negara tersebut Kunjungan Paus Johanes pada 1982 merupakan kunjungan kepastoran, sementara Benecditus berkenaan dengan dirinya.

    Susan Magdalane Boyle kelahiran 1 April 1961 adalah penyanyi asal Skotlandia. Penampilannya menarik perhatian internasional usai mengikuti acara Britain's Got Talent, 11 April 2009, menyanyikan "I Dreamed a Dream".

    CNN | CHOIRUL


     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.