Penelusuran Sepanjang Dua Tahun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (ki-ka) Sutradara Jennifer Lindsay, Ana Agung WulanTrisna Jalantik, Irawati Durban Ardjo dan Menul Robi'Sularto dalam Pemutaran  Film Dokumenter Di Salihara, Jakarta, Jumat (06/08). (TEMPO/ Novi Kartika)

    (ki-ka) Sutradara Jennifer Lindsay, Ana Agung WulanTrisna Jalantik, Irawati Durban Ardjo dan Menul Robi'Sularto dalam Pemutaran Film Dokumenter Di Salihara, Jakarta, Jumat (06/08). (TEMPO/ Novi Kartika)

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Ide membuat film Menggelar Indonesia: Misi Kesenian ke Mancanegara, 1952-1965, mencuat di benak sutradara Jennifer Lindsay karena rasa cintanya terhadap sejarah Indonesia. Ia ingin memberikan sebuah penghargaan bagi para pejuang kesenian ini selagi mereka masih ada. "Sebagai orang asing, saya anggap dokumenter ini penting karena ini sejarah internasional dan bukan lagi skala nasional," kata Lindsay.


    Awal ide pembuatan film Menggelar Indonesia muncul sekitar dua tahun lalu. Saat itu Lindsay bertemu dengan penari Bulantrisna Djelantik, Irawati Durban Ardjo, dan Menul Robi Sularto. Setelah berdiskusi, empat sekawan itu kemudian bersepakat mewujudkan ide tersebut dan segera berjibaku. "Kami pontang-panting mencari narasumber yang sudah lama tidak berhubungan lagi," ujar Lindsay.


    Lalu, dimulailah proses penggarapan film tersebut, yang memakan waktu sekitar dua tahun. Lindsay menelusuri sejarah dan mengumpulkan bukti-bukti otentik berupa foto-foto. Ia juga mendatangi sejumlah tempat yang menyimpan literatur dan penelitian tentang sejarah kesenian dan pertunjukan Indonesia, seperti Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial Universitas Muhammadiyah, Surakarta, Jawa Tengah, serta Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.


    Dalam penelitiannya, mereka sempat bertemu dengan Andi Sapada, yang telah meninggal setelah delapan bulan diwawancarai. "Untungnya, kami semua masih bisa bertemu dengan almarhum untuk berbagi nostalgia," ujar Menul.


    Yang jelas, berkat film Menggelar Indonesia, sejumlah seniman yang dulu menjadi rombongan misi kesenian Indonesia seolah bernostalgia. Para seniman yang sudah sekitar 40 tahun terpisah kini dipertemukan kembali.

     


    AGUSLIA HIDAYAH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?