Film Julia Roberts Hidupkan Es Krim Italia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Gelateria di San Crispino di Italia kini dibanjiri para perempuan yang terpikat pada buku "Eat, Pray, Love" karya pengarang Amerika, Elizabeth Gilbert, yang berdasarkan kisah nyatanya setahun berkeliling Italia, Indonesia dan India, mencoba memulihkan dirinya dari luka perceraian. Kisah itulah yang diangkat ke layar perak dengan bintang Julia Roberts.

    Tak cuma Roma yang mendapat keuntungan dari popularitas kisah buku dan film itu. India dan Bali juga mengalami peningkatan pengunjung, kebanyakan perempuan.

    Buku itu, yang langsung laris setelah diterbitkan pada 2006, telah dialihkan ke film dengan bintang Roberts dan aktor Spanyol, Javier Bardem. Film ini akan dirilis di bioskop Amerika pada 13 Agustus dan di Inggris pada 24 September.

    Ribuan perempuan telah terpikat dengan pernyataan Roberts di awal film itu: "Aku biasa makan appetite ini untuk makanan, untuk kehidupan, dan dia pun berlalu. Aku ingin pergi ke suatu tujuan tempat aku bisa menyenangi sesuatu... Aku akan pergi ke Italia, India ,dan aku akan mengakhiri tahun ini di Bali."

    San Crispino gelateria, yang mendapat nilai terbaik di negeri itu di mata para penggemar makanan, terletak di gang sempit dekat Trevi Fountain di pusat Roma yang bersejarah.

    Elizabeth Gilbert, yang berusia 34 tahun ketika memutuskan untuk memulai perjalanannya yang kini terkenal itu, menggambarkan dalam bukunya bagaimana dia ke sana tiga kali sehari untuk makan gelato, es krim ala Italia, ketika dia sedang cuci mata ke tempat-tempat seperti taman Villa Borghese dan Piazza del Popolo, dan kecintaannya pada tempat itu pun menular ke para penggemarnya.

    "Saya mencoba untuk mengikuti langkahnya," kata Zoe Moran, wisatawan Australia, ketika sedang makan es krim di luar toko yang menawarkan es krim bermacam rasa, seperti kayu manis dan jahe, dan anggur Marsala.

    "Kami mendapat banyak pengunjung perempuan asing setelah mereka membaca buku itu, atau bahkan dengan buku itu masih ditenteng mereka," kata Pasquale Alongi, yang memiliki gelateria itu bersama saudaranya, Giuseppe. "Julia Roberts datang kemari tahun lalu selama pembuatan film. Dia sama berbudaya dengan kecantikannya," katanya.

    Industri perjalanan wisata kini berharap untuk menangguk untung sejalan dengan kesuksesan buku itu, dengan hotel dan biro perjalanan menawarkan paket tur dari jadwal rancangan sendiri hingga perjalanan mewah senilai 12 ribu pound sterling.

    Lonely Planet telah membuat situs khusus dengan tips tentang bagaimana menelusuri perjalanan Gilbert di tiga negara, dan STA Travel mengiklankan sebuah sayembara untuk perjalanan selama 21 hari. Yang punya pasangan tak perlu mendaftar, karena hadiahnya akan diberikan kepada yang masih jomblo.


    Iwank | Telegraph


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?