Bintang Hip Hop Mencalonkan Diri Sebagai Presiden Haiti  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wyclef Jean (autoambush.com)

    Wyclef Jean (autoambush.com)

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Bintang hip hop Wyclef Jean secara resmi mendaftarkan diri sebagai presiden negara asalnya Haiti. Jean adalah pemimpin band hip hop The Fugees yang pernah terkenal pada era 1990-an.


    Para pendukung menyambutnya saat tiba di kantor dewan pemilihan umum Port-au-Prince bersama istri dan anak perempuannya. "Saya ingin mengatakan kepada Presiden Barack Obama bahwa AS mempunyai Obama dan Haiti memiliki Wyclef Jean," katanya.


    Sabtu adalah batas akhir penyerahan dokumen pencalonan pemilihan presiden pada 28 November mendatang. Jean, yang tinggal di Amerika Serikat, sekarang harus membuktikan dirinya berhak mencalonkan diri berdasarkan hukum di Haiti. Setelah menyerahkan dokumen pendaftaran, Jean mengaku dia "merasa sangat terharu."

     

    Badan penilai akan mengkaji apakah pencalonannya memenuhi persyaratan undang-undang dasar, termasuk tinggal di Haiti selama lima tahun berturut-turut sebelum pemilu, dan tidak pernah menjadi warga negara asing. Penyanyi yang besar di Amerika tersebut memiliki paspor Haiti dan izin tinggal di AS.


    Dia mengatakan penunjukan dirinya sebagai duta besar khusus Haiti pada 2007 membuatnya tidak perlu memenuhi persyaratan izin tinggal. Sebagai duta besar keliling itu, Wyclef Jean berperan penting dalam mendapatkan bantuan bagi korban gempa Haiti yang menyebabkan 1,5 juta orang kehilangan tempat tinggal. "Kalau tidak karena gempa, mungkin saya akan menunggu 10 tahun lagi untuk mencalonkan diri," tutur Jean.


    Calon presiden lainnya yang adalah mantan diplomat Garaudy Laguerre dan Raymond Joseph, yang saat ini menjabat duta besar Haiti untuk AS yang juga paman Wyclef Jean. Dan daftar calon resmi pemilu akan diumumkan tanggal 17 Agustus menatang.



    BBC/Kalim


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.