Titiek Puspa Gembleng Penyanyi Baru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • foto: Tempo/Nickmatulhuda

    foto: Tempo/Nickmatulhuda

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Lama tak terdengar kabarnya, diam-diam penyanyi kawakan Titiek Puspa menempa seorang penyanyi baru. Penyanyi baru itu adalah Cheverly Amalia. Titiek mengaku sangat terkesan dengan Amalia, begitu ia akrab disapa.

    Menurut pelantun Gang Kelinci tersebut, Amalia memiliki suara karakter yang berbeda dengan penyanyi wanita kebanyakan. "Dia bisa bikin saya bergetar," ujar Titiek Puspa, di Citos, Senin (26/7).

    Amalia datang kepada Titiek dua bulan lalu. Dirinya mengaku tertarik untuk mengasah kemampuannya kepada Titiek lantaran jam terbang Titiek yang sudah tidak diragukan lagi. "Eyang tidak hanya mengajari aku bagaimana bernyanyi yang baik. Tapi juga mengajari aku tentang kehidupan," ungkap Amalia.

    Dara kelahiran Jakarta, 19 Juli 1983, ini memang terbilang baru di tengah dunia tarik suara. Meski begitu, Amalia telah lebih dulu menjadi pemain sinetron serta bintang iklan di berbagai produk terkenal.

    Amalia mengatakan dirinya bertambah kagum dengan Titiek Puspa saat dirinya mengajarkan dengan penuh ketulusan tanpa melihat status seseorang.

    Tetapi sayang, dalam penggarapan album kali ini, Titiek Puspa tak ikut menyumbangkan suaranya. "Aduh sudah bukan zamannya saya lagi," candanya.

    Baginya, bisa membantu Amalia sudah membuat dirinya lega. Cheverly Amalia mengisi lagu latar untuk film berjudul 'London Virginia' di antaranya yang berjudul Jatuh Cinta dan Menggapai Mimpi.

    Dalam film yang akan segera ditayangkan dalam waktu dekat ini, Cheverly Amalia juga turut serta menjadi pemainnya. "Selain aku ada juga Gading Marten, Shesa dan Shesi Idris serta Fla Tofu," imbuh pemain sinetron 'Panggilan Pertiwi' ini.

    PRIH PRAWESTI FEBRIANI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.