Pentas Tari Geurangsang di Salihara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tari kontemporer Geurangsang, koreografi Nina Marthavia di Salihara. (Foto-foto:TEMPO/Nickmatulhuda)

    Tari kontemporer Geurangsang, koreografi Nina Marthavia di Salihara. (Foto-foto:TEMPO/Nickmatulhuda)

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Sebuah pertunjukan tari yang menarik digelar di Teater Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat malam ini dan esok malam. Pertunjukan ini menyuguhkan sebuah koreografi karya Ninna Marthavia: Geurangsang.

     


    Tari Geurangsang melukiskan pelbagai cobaan hidup nan memilukan yang dialami para perempuan Aceh berupa pelecehan, kekerasan, ketidakadilan, dan pelucutan martabat. Bagi mereka, kesedihan dan keterpurukan bukanlah hambatan untuk berjuang. Mereka bangkit dan melawan.


    Dengan semangat membaja dan segenap keberanian, para perempuan Aceh tak hanyut dalam keadaaan, tapi terus berjuang tanpa gentar. Meskipun bagi mereka, jelas, nyawa menjadi taruhannya.

    Para penari yang terlibat dalam Geurangsang adalah Grace Suzan, Dilliani, Poppy Parissa, Nurhasanah, dan Dewi Nuraeny.


     

     

     

     

     

     

    Kalim/Pelbagai Sumber


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.