AGENDA SENI HARI INI  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta -

    Pemutaran Film Kuba


    Waktu: 19 – 21 Juli 2010

    Tempat: Bentara Budaya Jakarta, Jalan Palmerah Selatan 17, Jakarta Pusat

    Telp. : (021) 5483008, 549 0666 ext. 7910-7915

    www.bentarabudaya.com


    Jadwal Pemutaran Film:


    Selasa, 20 Juli 2010

    Pukul 15.00 Viva Cuba!

    Pukul 16.30 Kangamba

    Pukul 18.00 Afro-Cuban Legends

    Pukul 20.00 Strawberry & Chocolate


    Rabu, 21 Juli 2010

    Pukul 15.00 The Silly Age

    Pukul 16.30 Mauricio’s Diary

    Pukul 19.00 Buena Vista Social Club

    Pukul 21.00 Guantanamera




    Perhelatan Seni ART|JOG|10 "Indonesian Art Now: The Strategies of Being"


    Waktu: 16 – 29 Juli 2010

    Tempat: Taman Budaya Yogyakarta, Jalan Sriwedani No. 1 Yogyakarta



    Pameran Seni Rupa “N(art)URAL”


    Waktu: 9 – 23 Juli 2010

    Tempat: Tembi Rumah Budaya, Jalan Gandaria 1/47 B, Jakarta Selatan, Indonesia


    Tembi Rumah Budaya, Jakarta, memberi kesempatan kepada dua seniman muda, Aldhi Sukmaruhi (aldicurut) dan Slamet Rahardjo (lame) untuk menunjukkan hasil karya seni rupanya yang selama ini mereka pelajari di Institut Kesenian Jakarta.



    Pameran Seni Rupa Jakarta Wasted Artists


    Waktu: 13 – 27 Juli 2010

    Tempat: AOD Artspace, Jalan Panglima Polim V No. 38, Jakarta Selatan, Indonesia


    Seniman: Hauritsa, Henry Foundation, Krisgatha Achmad, Mateus Bondan, dan Mushowir Bing


    Jakarta Wasted Artists terdiri atas seniman-seniman visual muda yang masih tetap eksis berkarya. Masing-masing seniman masih melakukan kerja industri untuk survive, mencari nafkah. Tapi bukan berarti "berkesenian" (berkarya) hanya sekadar hobi. Intensitas dan persentase antara berkesenian dan kerja industri berjalan sejajar dalam pola hidup masing-masing. Bisa dibilang beban kita lebih berat, bekerja dan berkarya.



    Pameran Seni Rupa “Jejak Sang Guru”


    Waktu: 14 – 21 Juli 2010

    Tempat: Galeri Kita, Jalan L.L.R.E. Martadinata No. 209, Bandung, Jawa Barat, Indonesia


    Peserta Pameran: Dosen (alm, purnabakti, aktif) dan alumni Senirupa IKIP/UPI Bandung

    Kurator: Hardiman Adiwinata, Eddy hermanto, dan Ardianto



    Pameran Seni “Reality Effect”


    Waktu: 13 – 20 JULI 2010

    Tempat: Galeri Nasional Indonesia, Jalan Merdeka Timur No.14, Jakarta, Indonesia



    Pameran Seni Rupa Kontemporer “Wall Street Arts”


    Waktu: 11 Juli – 2 Agustus 2010 Pukul 11.00 – 20.00 WIB (Senin-Sabtu) dan 11.00 – 16.00 WIB (Minggu)

    Tempat: Galeri Salihara, Jalan Salihara 16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Indonesia


    Seniman yang Berpartisipasi:

    - Jakarta (Indonesia): Bujangan Urban, Darbotz, Kims, Nsane5, Popo, Wormo, Tutu

    - Paris (Prancis): Ceet, Colorz, Gilbert, Kongo, Lazoo, Sonic

    - Seniman Tamu: Farhan Siki dan Soni Irawan

    Kurator: Alia Swastika



    Pameran Tunggal Made Wiguna Valasara “Animal Behaved”


    Waktu: 9 – 21 Juli 2010

    Tempat: Bale Tonggoh Selasar Sunaryo Art Space, Jalan Bukit Pakar Timur No. 100, Bandung, Jawa Barat, Indonesia


    Proses yang mengantar Valasara hingga ke bentuk dan tema (binatang) ini tentu tidak tiba-tiba sampai. Valasara semula menghadirkan gejala bentuk nonrepresentasional, yang bertumpu pada garis-garis. Pada fase itu, Valasara larut dalam permainan garis (dan warna), yang berupaya mempertemukan garis semu dengan garis nyata (berupa bilah-bilah bambu yang ditata atau dianyam) dan memunculkan bentuk yang atraktif. Dari pertemuan itu, terbentuk dimensi; ruang dan volume, dari yang semu hingga yang nyata.



    Pameran Bersama Indonesia-Polandia “coEXISTence”


    Waktu: 15 – 20 Juli 2010

    Tempat: Tembi Contemporary, Jalan Parangtritis Km 8,5, Yogyakarta


    Seniman Partisipan:


    Polandia: Aleksandra Knaflewski (SKA), Andrzej Wasilewski, Anna Klimczak , Dorota Chilinska, Jaan Tomik, Konrad Kuzyszyn, Leszek Knaflewski, Malgorzata Markiewicz, Roger Bourke, Tomas Vanek, Tomasz Wendland, Stano Masar.


    Indonesia: Anis Ekowindu, David Armi Putra, Gintani Nur Apresia Swastika, Indieguerillas, Iwan Widjono, Krisna Widiathama, Monster Poni, Wimo Ambala Bayang, Yuvita Dwi Raharti.




    Pameran Busana Mahasiswa Fakultas Seni Rupa IKJ


    Waktu: 23 Juni-25 Juli 2010

    Tempat: Erasmus Huis, Jalan. H.R. Rasuna Said Kav. S-3, Kuningan, Jakarta Selatan, Indonesia


    Mahasiswa Institut Kesenian Jakarta telah membuat rancangan busana khusus untuk Parade Busana yang telah diselenggarakan pada perayaan 40 tahun Erasmus Huis, 10 April 2010. Rancangan-rancangan yang unik tersebut akan ditampilkan di Erasmus Huis. Kolaborasi antara Institut Kesenian Jakarta dan Erasmus Huis menampilkan 11 kostum pada perayaan tersebut. Proses pengerjaan kostum oleh mahasiswa memakan waktu selama 4 bulan untuk memikirkan konsep, mendesain, memotong bahan, menjahit dan menyelesaikannya.

     


    Pameran Inagurasi Green Artspace


    Waktu: 26 Juni-24 Juli 2010

    Tempat: Green Artspace, Jalan. Abdul Majid Raya 46 A, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, Indonesia

    Kurator: Jim Supangkat.


    Pameran inagurasi Green Artspace, Jakarta, yang didukung seniman-seniman Komunitas Cibubur ini bisa dikaitkan dengan pembebasan seni rupa dalam konteks kemunculan seni rupa. Karya-karya para anggota grup ini--yaitu Bonyong Munny Ardhie, Haris Purnomo, Moelyono, Umbu LP Tanggela, Bambang Sudarto, Dirman Saputra, Tri Sapta Anggoro, dan Alex Kela Susanto--memperlihatkan pembebasan fungsi komunikasi bahasa visual yang direduksi pada perkembangan seni rupa modern.



    Pameran Tunggal Made Budhiana, Kolaborasi, Lomba Mewarnai & Lomba Gambar


    Waktu: 26 Mei – 31 Juli 2010

    Tempat: Maha Art Gallery, Club House Bali Beach Golf Course, Jalan Hang Tuah No. 58, Sanur, Bali, Indonesia


    Dalam pemeran tersebut akan digelar Lomba Mewarnai dan Lomba Gambar untuk TK dan SD pada Ahad (18 Juli) mendatang di Maha Art Gallery, Club House Bali Beach Golf Course, Bali. Tema lomba ini bebas.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?