Nana Mirdad Tinggalkan Keluarga Demi Akting

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hanna Natasya Maria Mirdad alias Nana Mirdad. TEMPO/Ramdani

    Hanna Natasya Maria Mirdad alias Nana Mirdad. TEMPO/Ramdani

    TEMPO Interaktif, Jakarta -Setelah satu tahun vakum dari dunia akting, akhirnya pesinetron Nana Mirdad kembali ke duni yang telah membesarkan namanya tersebut. Kali ini Nana bermain dalam sebuah sinetron yang sangat berbeda dari biasanya.

    Perannya kali ini adalah sebagai gadis yang sangat tertindas dalam kehidupannya. Sontak, ibu dari satu orang anak ini sempat kebingungan untuk mencari guru yang dapat kembali mengajarinya berakting menjadi seseoranmg yang tertindas. Beruntung, Nana mendapatkan guru yang sangat dekat dengan dirinya dan tak perlu mengeluarkan rupiah sedikitpun guna untuk mengajarinya.

    Sang guru tersebut tak lain adalah sang adik kandungnya sendiri. Ya Naysila Mirdad adalah guru yang sangat cocok untuk Nana. Karena, selama ini Nay begitu ia akrab disapa memang kerap kali memerankan peran sebagai wanita yang selalu tertindas.

    "Nay guru yang dahsat buat aku," tandas Nana di kantor MD Entertaiment, Tanah Abang III, Senin (5/7) malam. Selama satu tahun Nana memang terbilang cukup jarang menjadi penikmat perfilman yang ada di Indonesia. Tak salah jika dia sempat merasa kewalahan untuk memerankan perannya kali ini. "Karena satu tahun aku sibuk dengan keluarga jadi jarang sekali nonton televisi,"katanya.

    Selain itu wanita kelahiran Jakarta 14 Maret 1985 ini sudah beberapa bulan jihrah ke pulau Dewata. Bersama anaknya dan sang suami dirinya membangun sebuah rumah di kawasan Kuta. REncana untuk hijrah ke Bali ini memang sudah pernah terlintas sejak setahun yang lalu. Namun baru sekarang terealisasikan. "Enak tentram di sana," jawab Nana.

    Oleh sebab, itu kala dirinya memutuskan untuk kembali bermain dalam sebuah sinetron, Nana sudah menyadari jika dirinya harus berjauhan dengan anak dan suamiya. "Tak masalah. Yang penting setiap sebulan sekali aku pulang, mereka mengerti," imbuhnya.


    PRIH PRAWESTI FEBRIANI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.