Bahagia Menjadi Bagian dalam Kolaborasi Indah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perancang busana Samuel Wattimena . TEMPO/ Nickmatulhuda

    Perancang busana Samuel Wattimena . TEMPO/ Nickmatulhuda

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Rasa bahagia menggayut di hati Samuel Wattimena. Mengenakan busana dari kain lokal perpaduan tenun endek, songket Bali dan tenun Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Maluku warna hijau, Samuel tampak gagah. Busana kain lokal serbahijau berpotongan perpaduan baju koko dan kemeja pria khas Maluku dengan celana panjang, berkopiah dan berselempang tas dari bahan lontar, senyum pria berkulit hitam manis itu terus merekah.

    “Malam ini aku bahagia menyaksikan dan menjadi bagian dari sebuah kolaborasi indah. Aku bangga bisa terlibat di acara malam yang menakjubkan ini,” bisik perancang yang biasa disapa Samy itu kepada TEMPO Interaktif di tengah-tengah perhelatan Islamic Fashion Festival (IFF) 2010 yang berlangsung di Jakarta akhir Juni lalu.

    Kemudian ia menjelaskan kolaborasi indah yang dimaksudnya adalah perancang Indonesia dan Malaysia bersatu melakukan peragaan busana di ajang mode IFF. “Faktor yang lain, kendati saya bukan seorang muslim, saya senang dan bangga menjadi bagian dari IFF ini,” ujarnya.

    Samy mengatakan, bidang mode tidak mengatasnamakan sebuah agama, ras, suku bangsa. “Justru di sini kami terbiasa bersatu dalam kinerja kreativitas untuk menyajikan kolaborasi indah yang memadukan berbagai hal tanpa batasan,” ucap art director yang menangani kostum film Naga Bonar ini sambil mengulum senyum
    sebelum berlalu.

    HADRIANI P


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.