Dulu Kacamata, Kini Sherina Lensa Kontak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sherina Munaf. TEMPO/Yosep Arkian

    Sherina Munaf. TEMPO/Yosep Arkian

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Selain rambut yang menjadi kebanggaan Sherina, ternyata ada satu panca inderanya yang paling diperhatikannya, yaitu mata. Bekas penyanyi cilik ini mengaku sangat bersyukur saat dirinya terlahir sebagai anak yang normal.

    "Alhamdulillah aku terlahir dengan sempurna. Mata yang indah dan tidak kurang satu apapun," tuturnya di Plaza Senayan Jakarta, Rabu (30/6).

    Bagi dara yang memiliki nama lengkap Sherina Munaf ini, mata adalah bagian dari panca indera yang terpenting dalam kehidupan. "Dengan mata kita bisa melihat betapa indahnya dunia ini tercipta. Pokoknya mata is the best buat aku," ujarnya. "Namun bukan berati panca indera yang lainnya tidak penting."

    Pelantun tembang 'Geregetan' ini juga mengatakan bahwa dengan mata ia bisa terus berkarya sampai saat ini. "Tapi yang nggak bisa lihat juga keren-keren. Pokoknya ada kelebihan masing-masing," katanya dihiasai senyum.

    Namun, Sherina harus menerima kenyataan kurang baik saat dirinya harus mengenakan alat bantu penglihatan pada mata indahnya itu. Sejak 2005 ia sudah memakai kacamata. "Iya aku minus tiga kanan-kiri, jadi mau nggak mau, suka nggak suka aku harus pakai kacamata karena memang aku membutuhkannya," tutur pemarin film 'Petualangan Sherina' itu.

    Gadis yang piawai memainkan gitar dan piano ini juga tak mau menyalahkan siapa pun dalam hal ini. Matanya minus karena kesalahannya sendiri akibat tidak mendengarkan nasihat kedua orang tua. "Aku kalau baca suka tiduran, nonton televisinya dekat-dekat. Mama Papa sudah sering ngomel tapi tetap saja aku yang nakal," akunya.

    Kendati harus memakai kacamata, pelantun tembang 'Cinta Pertama dan Terakhir' ini juga tak berkurang rasa kepercayaan dirinya. "Kalau dulu aku pakai kacamata tapi sejak 2007 aku sudah pakai lensa kontak. Ini supaya kalau aku nyanyi dan lompat-lompatan tidak jatuh," ungkapnya.

    Beruntung, ia tak pernah merasakan iritasi pada matanya sebab rutin membersihkan dan mengganti kontak lensanya itu. "Kalau sampai ke bawa tidur alhamdulillah nggak pernah. Karena setiap empat jam sekali aku pasti aku cek sudah perlu diganti atau tidak," ujarnya.

    Kalau untuk warna, suka pakai abu-abu karena terkesan lebih dewasa kelihatannya. "Tapi jangan salah aku juga selalu menyesuaikan baju dengan lensa kontaknya warna apa. Jadi biar pakai lensa kontak aku bisa tetap gaya," tutupnya.

    PRIH PRAWESTI FEBRIANI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.