Pangeran Albert: Mengakhiri Status Lajang, Akhirnya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prince Albert dan Charlene Wittstock. AP Photo/Amedeo M Turello/Monaco Palace

    Prince Albert dan Charlene Wittstock. AP Photo/Amedeo M Turello/Monaco Palace

    TEMPO Interaktif, PARIS – Putra mahkota kerajaan Monaco Prince Albert, akhirnya memutuskan mengakhiri masa lajangnya. Ia akan menikah dengan mantan juara renang dari Afrika Selatan, Charlene Wittstock, 32 tahun. Banyak pihak berharap akhirnya sang pangeran berusia 52 tahun itu akan memberikan keturunan resmi sebagai pewaris tahta.

    Sebelumnya diketahui Albert punya dua anak diluar nikah. Tahun 2005, lahir Alexandre, anak lelaki Albert bersama seorang mantan pramugari. Setahun kemudian lahir anak keduanya, Jasmin Grace Grimaldi, dari seorang perempuan asal California, Amerika Serikat. Keduanya tidak bisa menjadi penerus tahta karena lahir diluar nikah.

    “Setelah 30 tahun kematian Ratu Gracem dan 30 tahun sejak masyarakat Monaco mengharapkan kehadiran seorang first lady, seorang putri, yang cantik dan kini akhirnya!” kata Colombe Pringle, editor eksekutif majalah Point de Vue yang selalu mengikuti setiap petualangan sang pangeran.

    Namun pihak kerajaan belum mengatakan kapan His Serene Highness Albert II, sang pewaris dinasti Grimaldi yang berusia 700 tahun itu akan meresmikan pernikahannya.

    Albert bertemu dengan Charlene saat, sang calon putri menghadiri pertandingan renang di Monaco tahun 2000. Sejak tahun 2006, Charlene sudah tinggal di kediaman sang calon raja, kata Laetitia Pierrat, juru bicara istana. Sebelum tinggal di Monaco, Charlene juga sempat bekerja sebagai guru.

    Berdasarkan peraturan protokol kerajaan, pasangan ini harus menunggu setidaknya enam bulan antara pengumuman pertunangan mereka dengan hari pernikahan. Tapi Pierrat menyanggah adanya kemungkinan saat ini Charlene sedang mengandung, “Sejujurnya, saya rasa tidak,” katanya. Pierrat meyakinkan jika hal itu terjadi, pasti akan ada pengumuman dari pihak kerajaan.


    AP/utami w

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.