Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional ke-3 Resmi Dibuka  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Siswa sedang memperagakan tari Srikandi Mustokoweni. (Tempo/Aris Andrianto)

    Siswa sedang memperagakan tari Srikandi Mustokoweni. (Tempo/Aris Andrianto)

    TEMPO Interaktif, Surabaya—Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) resmi digelar di Surabaya hari ini (15/6) hingga hari Sabtu (19/6) mendatang. Festival seni yang diikuti ribuan pelajar tingkat TK, SD, SLB, SMP, SMA hingga SMK ini secara langnsung dibuka oleh Gubernur Jatim Soekarwo siang tadi.


    Dirjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendikan Nasional Suyanto mengatakan, FLS2N ini merupakan ajang pencarian bakat seni pelajar yang digelar tiap tahun. “Ini merupakan tahun ke-3, tahun 2009 lalu, FLS2N digelar di Yogyakarta,” kata Suyanto.


    Dalam festival kali ini, para peserta akan dibagi menurut jenjang pendidikanya, yakni tingkat SLB akan diperlombakan enam lomba, tingkat TK dan SD tujuh lomba, tingkat SMP dan SMA masing-masing delapan lomba dan tingkat SMK tujuh lomba.


    Perlombaan yang diadakan antara lain lomba seni lukis, menyanyi baik solo maupun kelompok paduan suara, menulis cerpen, cipta dan baca puisi, tari, seni musik non klasik, musik karawitan, festival band, pedalangan, desaign komunikasi visual hingga festival film dokumenter.

    Dalam festival serupa pada 2009 lalu, sebagai juara adalah provinsi Jawa Barat karena berhasil membawa pulang 11 emas, dua perak dan satu perunggu, kemudian disusul oleh Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, serta DKI Jakarta. Suyanto berharap, dengan FLS2N ini, prestasi seni para pelajar bisa meningkat sehingga bisa menyamai prestasi dibidang akademik. “Kedepan, seni harus jadi industri kreatif sehingga seni tidak hanya milik para seniman,” kata dia.


    Gubernur Jatim Soekarwo dalam sambutan pembukaan mengatakan, berkesenian harus segera ditanamkan dalam jiwa anak sejak usia dini, ini harus dilakukan sehingga generasi mendatang bisa menjadi generasi yang tidak hanya cerdas otaknya melainkan juga jernih hatinya. “Dalam kompetisi FLS2N ini, pasti ada yang menang dan ada yang kalah, itu tidak masalah, yang penting berkesenian bisa mengisi kekosongan hati,” kata Soekarwo.


    Dedi Gumelar alis Miing, anggota komisi X DPR yang juga hadir dalam acara pembukaan berharap seluruh pelajar yang saat ini mengikuti FLS2N mampu menciptakan benih-benih seni baru sehingga bisa mengangkat Indonesia dari sisi kesenian. “Apapun ekstrakulikuler di sekolah wajib diikuti, saya dulu pernah ikut pramuka, meski sekarang tidak jadi panglima TNI, tapi saya dulu juga pernah ikut kelompok drama, dan sekarang bisa jadi pelawak bahkan bisa jadi anggota DPR,” kata Miing.


    (Rohman Taufiq)
     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.