AGENDA SENI HARI INI  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Teguh Sukaryo. (TEMPO/Panca Syurkani)

    Teguh Sukaryo. (TEMPO/Panca Syurkani)

    TEMPO Interaktif, Jakarta -

    Resital Piano Teguh Sukaryo


    Waktu: 11 Juni 2010 Pukul 20.00 WIB

    Tempat: Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya 73, Jakarta


    Teguh Sukaryo lulus S1 pada bidang Piano Performance dari Newcastle Conservatorium of Music, Australia. Di sana ia mengambil Double Performance Strand dan selalu mendapat nilai tertinggi, yaitu High Distinction. Dikenal memiliki kemampuan artistry tinggi dan teknik yang handal, Teguh memperoleh beasiswa penuh dan berbagai penghargaan untuk melanjutkan seluruh studinya di Amerika Serikat, seperti di sekolah-sekolah terkemuka: Oberlin Conservatory, tempat dia mendapat gelar Artist Diploma; Rice University/Shepherd School of Music, Master of Music; and Louisiana State University, tempat Teguh sedang menyelesaikan gelar Doktoralnya (DMA, Doctorate of Musical Arts).


    Teguh Sukaryo belajar dengan pianist kenamaan dan guru besar di Amerika, Eropa dan Australia, antara lain Jon Kimura Parker, Peter Takacs, Michael Gurt, and Carmel Lutton. Teguh juga dilatih oleh pianist legendaris Byron Janis dan Einar Steen-Nokleberg. Selain dibidang piano, Teguh juga menekuni dunia conducting. Guru-gurunya antara lain Prof. Paul Polivnick, Prof. Anton Krager, dan Prof. Frank Wickes.


    Pada 1997, Teguh memperoleh Top Prize di Armidale Open Piano Competition, NSW, Australia; Tahun 2000, Chamber Music Scholarship and award di Sewanee Summer Music Festival, USA; Tahun 2005, “Beethoven Prize” di Grieg International Competition for Pianists, di Oslo.



    Pentas Teater 38 Tahun Teater Alam "Obrok Ewok-owok, Ebrek Ewek-ewek"


    Waktu: 11 Juni 2010 Pukul 19.30 WIB

    Tempat: di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta, Jalan Sriwedani 1, Yogyakarta


    Naskah: Danarto

    Sutradara: Puntung CM Pudjadi

    Musik: Memet Chairul Slamet



    The Collectors' Turn


    Waktu: 11 – 25 Juni 2010

    Tempat: Lawangwangi Art & Science Estate, Dago Giri 99, Bandung, Jawa Barat


    Seniman:

    Agus Suwage, Dede Eri Supria, Dikdik Sayahdikumullah, Entang Wiharso, Galam Zulkifli, Handiwirman Saputra.


    Kurator:

    Asmudjo Jono Irianto



    Pameran Bersama Perupa Kelompok "PARKIRAN"


    Waktu: 11 – 19 Juni 2010

    Tempat: Jogja Nasional Museum, Jalan Amri Yahya No. 1, Gampingan, Yogyakarta



    Pameran Religiusitas & Eksotisme Budaya Dayak Kalimantan Barat


    Waktu: 10 – 13 Juni 2010, Pukul 10.00 – 20.00 WIB

    Tempat: Bentara Budaya Jakarta, Jalan Palmerah Selatan 17, Jakarta

    Telp.: (021) 5483008, 5490666 ext. 7910-7915


    Pameran asesoris dan hasil kerajinan tangan, kain batik Dayak (tenun dan cetak), cerita rakyat dan permainan rakyat, serta kuliner. Selain itu akan diluncurkan tiga buku yaitu mengenai Oevang Oeray, gubernur pertama Dayak Kalbar, buku mengenai religiusitas orang Dayak, dan buku tentang religiusitas dan eksotisme orang Dayak Kalimantan Barat. Juga digelar peragaan busana hasil karya Clara Niken Asterina, seorang perancang muda, yang menampilkan kain etnis Dayak (tenun dan cetak) dalam kemasan yang modern. Ikut tampil sebagai peraga busana antara lain salah seorang bupati di Kalbar, yaitu Adrianus, beserta isteri dan anaknya.


    Jadwal Acara :


    Jumat, 11 Juni 2010

    17.00 – 20.00 Peragaan Busana Kain Batik Dayak


    Pentas Musik & Tarian Dayak


    Sabtu, 12 Juni 2010

    10.00 – 12.00 Cerita Rakyat Dayak & Permainan Sumpit Dayak

    17.00 – 20.00 Demo Pembuatan Batik & Tenun Dayak


    Minggu, 13 Juni 2010

    10.00 – 20.00 Pameran


    Selama acara berlangsung akan dijual aneka kerajinan seperti asesories, batik dan buku tentang Dayak.


    Info lebih lanjut bisa dilihat di situs: www.bentarabudaya.com



    Pameran Tunggal Lukisan XII Dwijo Sukatmo


    Waktu: 3 – 11 Juni 2010

    Tempat: Galeri Cipta II Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya, Jakarta


    Dwijo Sukatmo, sang pelukis memang bisa memperbanyak sosok-sosok kuda sebagai objek lukisannya. Dia lalu memecah dan membelah-belahnya dalam potongan-potongan, kemudian menumpangtindihkannya. Dari sini terciptalah bidang-bidang yang kemudian dia isi dengan kombinasi warna-warna kuat dan terang serta warna-warna lembut dan gelap, yang sugih akan nuansa. Maka kanvas-kanvasnya pun hadir seperti dinamika pola yang tanpa akhir. Bentuk berjejer atau overlapping, membuat tata warna yang begitu kaya dan menyala. Warna-warna pesisir yang meriah, kosmopolitan dan modern, seperti membawa kita bergerak tak putus-putusnya.



    Pameran Seni Rupa "The Doublefold Dream of Art"


    Waktu: 4 Juni – 24 Juni 2010

    Tempat: Galeri Nasional Indonesia, Jalan Medan Merdeka Timur No. 14, Jakarta



    Pameran Tunggal Ropih Amantubillah "Golden Moment"


    Waktu: 22 Mei - 13 Juni 2010

    Tempat: Rumah Seni Ropih, Jalan Braga No. 43, Bandung, Jawa Barat


    Tema lukisan Ropih terlihat dekat dengan keseharian. Suasana di pasar, penjual sate keliling, tukang jamu, pemain kuda lumping, serta wayang golek, terlihat tak asing. Pada karya bertema seperti itu, anak sekaligus murid pelukis almarhum M. Mitra tersebut banyak menampilkan figur perempuan sebagai model.



    Pameran Tunggal I Made Mahendra Mangku: Dialog dalam Ruang


    Waktu: 01-19 Juni 2010

    Tempat: Tembi Contemporary, Jalan Parangtritis Km. 8,5, Tembi, Timbulharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta


    I Made Mahendra Mangku merupakan sosok seniman Bali yang dengan setia menggeluti bahasa rupa abstrak sejak 1992. Kali ini ia memamerkan karya-karya abstrak terbarunya di Tembi Contemporary. Laki-laki kelahiran 1972 asal Sukawati ini memulai karir kesenimanannya dengan serius sejak dari bangku kuliah di jurusan seni lukis, Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Hingga saat ini, berbagai pengalaman pameran telah diikutinya, beberapa penghargaan juga dia dapatkan, seperti Finalis Philip Morris Indonesia Art Award (1996-1998), Penghargaan dari Kementrian Kebudayaan RI (1998), serta Top Finalis dalam Sovereign Annual Contemporary Asian Art Prize Hongkong (2004).



    Pameran Tunggal Pematung I Wayan Darlun


    Waktu: 18 Mei – 18 Juli 2010

    Tempat: Museum Puri Lukisan, Ubud, Bali


    Ekshibisi tunggal pematung I Wayan Darlun kali ini merupakan kelanjutan pameran patung bersama, “In The Morning of the World” di Jakarta, bertepatan dengan acara Emerging Market Forum, September, 2006. Kala itu beberapa patung karya I Wayan Darlun menarik perhatian banyak khalayak.



    Pameran Seni Rupa "The Doublefold Dream of Art"


    Waktu: 29 Mei - 22 Juni 2010

    Tempat: Selasar Sunaryo Art Space, Jalan Bukit Pakar Timur 100, Bandung, Jawa Barat



    Pameran Tunggal Perupa Bob Sick's “BOBVARIUM”


    Waktu: 26 Mei – 26 Juni 2010

    Tempat: Srisasanti Art House, Jalan Kemang Raya No. 81, Jakarta


    Srisasanti Syndicate mempersembahkan pameran tunggal seorang seniman eksentrik yang namanya begitu meroket dan jadi buah bibir pada 2007 lalu dengan karya-karya naïf, dan provokatifnya. Dialah Bob Sick Yudhita Agung, seniman asal Yogyakarta yang mengaku mendedikasikan diri dan hidupnya hanya demi seni, sehingga rela merajam dirinya dengan berbagai tato di tubuhnya dari mulai wajah sampai seluruh badan. Bob Sick menampilkan sekitar 15 karya lukisnya dengan mengusung tema “Bobvarium” yang menakjubkan dan termasuk salah satu presentasi paling mutakhir dari seni kontemporer kita bulan ini.



    Pameran Seni Rupa “RECOGNITION”


    Waktu: 27 Mei – 16 Juni 2010

    Tempat: Ars Longa Gallery, Jalan Mantrigawen Lor No. 11, Yogyakarta


    Kurator : Frigidanto Agung



    Pameran dan Peluncuran Buku Made Budhiana: Melintas Cakrawala / Crossing The Horizon


    Waktu: 26 Mei – 26 Juni 2010

    Tempat: Maha Art Gallery, Club House Bali Beach Golf Course, Jalan Hang Tuah No. 58, Sanur, Bali


    Made Budhiana lebih dulu dikenal sebagai pelukis abstrak. Meski ia masih tetap melukis abstrak, ia juga seorang perupa yang kreatif, baik dari aspek gagasan maupun dari aspek eksperimentasi media. Sebagai perupa kreatif, gagasan-gagasannya seringkali tak terduga, spontan dan segar. Ia tak selalu terpaku pada bidang kanvas belaka; melainkan juga memanfaatkan kemungkinan-kemungkinan baru dalam pemanfaatan media lain sebagai ekspresi kreatifnya.


    Kencederungan ini semakin kuat ketika ia menamatkan studinya dari ISI Yogyakarta pada 1987. Karena itu lebih baik kita menyebutnya sebagai perupa kreatif daripada hanya sekadar pelukis abstrak mengingat perantauan kreatifnya melintasi sekat-sekat seni rupa konvensional.


    Pusat Kebudayaan Prancis (CCF) Jakarta Menggelar Pameran Fotografi Format Besar: Urban Dream/Mimpi Urban


    Waktu: 3 – 21 Juni 2010

    Tempat : Taman Ayodya, Jalan Barito, Jakarta Selatan



    Pameran Seni Rupa Mimi Fadmi "Monument Memory"


    Waktu: 30 Mei-13 Juni 2010

    Tempat: Platform 3, Jalan Cigadung Raya Barat No.2, Bandung, Jawa Barat


    “Pameran ini berangkat dari pengalaman inderawi saya dan ayah saya menyangkut wajah kolonialisme Belanda di Indonesia. Wajah tunggal kolonialisme menyematkan segala sifat buruk pada si penjajah, sementara si terjajah adalah korban."



    "Surabaya: Beyond Your Imagination" - PocketGraphy & BBGraphy Exhibition


    Waktu: 20 Mei – 13 Juni 2010

    Tempat: Art Galleri @ House of Sampoerna, Jalan Taman Sampoerna, Surabaya, Jawa Timur


    MAHA (Mamuk, Agus, Hengki, Andre), dengan latar belakang dan ketertarikan yang berbeda, memotret Surabaya dengan cara yang lain. Obyek yang dipilih bukan yang lazim kita lihat di pameran-pameran foto tentang Surabaya selama ini. Kalaupun sama disajikan dengan dari sudut yang berbeda. Ada yang membuat kita tersenyum, semakin bangga dengan Surabaya dan mungkin berkomentar 'Onok ae’. Yang istimewa, semuanya hanya diambil dengan pocket camera dan BlackBerry. Bagi MAHA, fotografi bukan lagi persoalan teknis tapi sebuah karya seni.


    Kurator : Hari Yong


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.