Keinginan Meriem Menjadi Penyanyi Sempat Ditentang Ayahnya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Andi Meriem Matalata pada suatu acara di Jakarta pada 2000 silam. TEMPO/Rully Kesuma

    Penyanyi Andi Meriem Matalata pada suatu acara di Jakarta pada 2000 silam. TEMPO/Rully Kesuma

    TEMPO Interaktif, Makassar - Meski jarang bertemu dengan Andi Meriem Matalatta, adik almarhum, A. Soraya mengenang kakaknya bukan saja seorang kakak, tapi juga sahabat tempat berbagi keluh kesah. Jika bertemu, ia mengaku sering ngobrol beragam hal kepada kakaknya. Ia mengenal kakaknya sebagai orang yang keras dan tegar mewarisi sifat disiplin Almarhum ayahandanya. “Terakhir aku bertemu bulan Desember lalu,” ujarnya Minggu (6/6).

    Kata Soraya, pilihan kakaknya sebagai penyanyi awalnya ditentang keras ayahnya. Ayahnya kala itu beralasan, sebagai seorang keturunan bangsawan tak sepantasnya Meriem menjadi penyanyi. Namun Meriem tetap dengan tekadnya. “Dia berusaha memberikan pengertian bahwa tidak selamanya dunia entertainment identik dengan kehidupan barat,” ujar Soraya.

    Membuktikan niat dan kesungguhannya kepada keluarga khususnya ayahnya, akhirnya ayahnya Meriem menekuni karirnya. Namun, ayahnya memberi syarat yakni ia harus didampingi ibunda, Sitti Aminah Daeng Pudji. Benar saja akhirnya ibundanya harus mendampinginya hingga Meriem sekolah SMA.

    Pada 1971, pada usianya yang masih belia (14 tahun) , Andi Meriem sudah mengikuti Kontes Nyanyi Indonesia Populer di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Ia bersaing dengan 38 penyanyi yang mewakili 21 radio dari seluruh Indonesia. Juri, yang waktu itu terdiri atas Binsar Sitoempoel, Sam Saimun, R. Rijanto, dan Putu Wijaya, memasukkannya ke babak final.

    Kemenakan Meriem, Andi Heriyana menambahkan kenangannya bersama almarhum. Kenangan yang melekat yakni pada saat Meriem akan melangsungkan pernikahannya dengan almarhum Bambang Wirawan Hertasning. “Waktu itu lubang tindik anting di telinga Kak Meriem sudah tertutup,” katanya sambil tersenyum kecil.

    Maklum meski seorang artis, Meriem bukanlah tipe yang senang akan aksesoris. Kalaupun harus memakai aksesoris seperti anting, dia lebih memilih menggunakan giwang yang cukup dijepitkan.

    Penyanyi Andi Meriem Mattalata, 52 tahun, meninggal di Belanda, Jumat lalu (4 Juni), sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Anak kelima pasangan almarhum Mayjen TNI (Purn.) Andi Mattalata dan Sitti Aminah Daeng Pudji itu tengah berlibur di Negeri Kincir Angin, menemani putrinya, Dania, 29 tahun, sejak Rabu lalu.

    KAMILIA
     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.