Erasmus Huis Gelar Festival Film Sepak Bola  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • One Night in Turin

    One Night in Turin

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Menjelang penyelenggaraan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, Erasmus Huis bekerja sama dengan British Council dan Kineforum Dewan Kesenian Jakarta akan memutar 20 film pilihan dari Indonesia, Inggris, Belanda dan beberapa negara tetangga dalam Festival Film Sepak Bola.

    Film-film itu akan diputar selama 3 hingga 6 Juni setiap hari mulai pukul 13.30 sampai 21.30 WIB di Erasmus Huis, Jl. H.R. Rasuna Said Kav. S-3, Kuningan, Jakarta. Di antara film-film itu adalah "One Night in Turin", yang mengisahkan perjuangan tim Inggris di Piala Dunia 1990 di Italia; "Damned United", tentang sepak terjang pelatih legendaris Inggris, Brian Clough; "Ajax Daar Hoorden Zij Engelen Zingen", dan film dokumenter tentang Ajax yang direkam sutradara Roel van Dalen selama 1999-2000, dari perburuan bakat baru hingga pengelolaan Ajax sebagai organisasi.

    Pada Sabtu nanti juga akan diluncurkan buku komik sepak bola, "Gilanya Bola", yang disunting Beng Rahadian. Buku yang memuat enam komik pendek ini diterbitkan Cendana Art Media, Jakarta.

    Iwank



    Jadwal Pemutaran Film

    Kamis, 3 Juni
    13.30 Johan
    15.30 Romeo & Juiliet
    17.30 Maradona
    19.30 The Other Final
    21.00 One Night in Turin

    Jumat, 4 Juni
    13.30 Ajax Daar Hoorden Zij Engelen Zingen
    15.30 De Zwarte Meteoor
    17.30 Duit, Dukun, Dingklik
    20.00 En Un Momento Dado
    21.45 The Damned United

    Sabtu, 5 Juni
    14:00 In Oranje
    16.00 Peluncuran Kartun Sepak Bola
    18.30 The Conductors
    20.00 One Night in Turin
    21.45 All Stars

    Minggu, 6 Juni
    13.30 Garuda di Dadaku
    15.15 All Stars
    17.30 Maradona
    19.30 The Damned United
    21.15 Duit, Dukun, Dingklik


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto