Agenda Seni Hari Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentang Awan #9 karya I Made Mahendra Mangku. (Foto:jogjanews.com)

    Tentang Awan #9 karya I Made Mahendra Mangku. (Foto:jogjanews.com)

    Pameran Tunggal I Made Mahendra Mangku: Dialog dalam Ruang

    Waktu: 01-19 Juni
    Tempat: Tembi Contemporary, Jl. Parangtritis Km. 8,5, Tembi, Timbulharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta

    I Made Mahendra Mangku merupakan sosok seniman Bali yang dengan setia menggeluti bahasa rupa abstrak sejak 1992. Kali ini ia memamerkan karya-karya abstrak terbarunya di Tembi Contemporary. Laki-laki kelahiran 1972 asal Sukawati ini memulai karir kesenimanannya dengan serius sejak dari bangku kuliah di jurusan seni lukis, Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Hingga saat ini, berbagai pengalaman pameran telah diikutinya, beberapa penghargaan juga dia dapatkan, seperti Finalis Philip Morris Indonesia Art Award (1996-1998), Penghargaan dari Kementrian Kebudayaan RI (1998), serta Top Finalis dalam Sovereign Annual Contemporary Asian Art Prize Hongkong (2004).

    Pameran Solo ke-12 Dwijo Sukatmo

    Waktu: 3-11 Juni pukul 10.00-21.00 WIB
    Tempat: Galeri Cipta II, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat

     

    Pameran Tunggal Pematung I Wayan Darlun

    Waktu: 18 Mei – 18 Juli 2010
    Tempat: Museum Puri Lukisan, Ubud, Bali

    Ekshibisi tunggal pematung I Wayan Darlun kali ini merupakan kelanjutan pameran patung bersama, “In The Morning of the World” di Jakarta, bertepatan dengan acara Emerging Market Forum, September, 2006. Kala itu beberapa patung karya I Wayan Darlun menarik perhatian banyak khalayak.

     

    Pameran Seni Rupa "The Doublefold Dream of Art"

     

    Waktu: 29 Mei -- 22 Juni 2010

    Tempat: Selasar Sunaryo Art Space, Jalan Bukit Pakar Timur 100, Bandung, Jawa Barat

     

    Pameran Bersama Ten Made

    Waktu: 28 Mei – 8 Juni 2010

    Tempat: Tujuh Bintang Art Space, Jalan Sukonandi 7, Yogyakarta

    Perupa yang menggelar pameran bersama ini, antara lain, A.A. Ngurah Paramartha, I.B. Putu Purwa, I Ketut Teja Astawa, I Made Budiadnyana, I Made “Dollar” Astawa, I Made “Romi” Sukadana, dan I Wayan “Anyon” Muliastra.

    Kurator: Arif Bagus Prasetya

    Pameran Tunggal Perupa Bob Sick's “BOBVARIUM”

     

    Waktu: 26 Mei – 26 Juni 2010

    Tempat: Srisasanti Art House, Jalan Kemang Raya No. 81, Jakarta

    Srisasanti Syndicate mempersembahkan pameran tunggal seorang seniman eksentrik yang namanya begitu meroket dan jadi buah bibir pada 2007 lalu dengan karya-karya naïf, dan provokatifnya. Dialah Bob Sick Yudhita Agung, seniman asal Yogyakarta yang mengaku mendedikasikan diri dan hidupnya hanya demi seni, sehingga rela merajam dirinya dengan berbagai tato di tubuhnya dari mulai wajah sampai seluruh badan. Bob Sick menampilkan sekitar 15 karya lukisnya dengan mengusung tema “Bobvarium” yang menakjubkan dan termasuk salah satu presentasi paling mutakhir dari seni kontemporer kita bulan ini.

     

    Pameran Seni Rupa “RECOGNITION”

     

    Waktu: 27 Mei – 16 Juni 2010

    Tempat: Ars Longa Gallery, Jalan Mantrigawen Lor No. 11, Yogyakarta

    Kurator : Frigidanto Agung

     

     

    Pameran dan Peluncuran Buku Made Budhiana: Melintas Cakrawala / Crossing The Horizon

     

    Waktu: 26 Mei – 26 Juni 2010

    Tempat: Maha Art Gallery, Club House Bali Beach Golf Course, Jalan Hang Tuah No. 58, Sanur, Bali

    Made Budhiana lebih dulu dikenal sebagai pelukis abstrak. Meski ia masih tetap melukis abstrak, ia juga seorang perupa yang kreatif, baik dari aspek gagasan maupun dari aspek eksperimentasi media. Sebagai perupa kreatif, gagasan-gagasannya seringkali tak terduga, spontan dan segar. Ia tak selalu terpaku pada bidang kanvas belaka; melainkan juga memanfaatkan kemungkinan-kemungkinan baru dalam pemanfaatan media lain sebagai ekspresi kreatifnya.

    Kencederungan ini semakin kuat ketika ia menamatkan studinya dari ISI Yogyakarta pada 1987. Karena itu lebih baik kita menyebutnya sebagai perupa kreatif daripada hanya sekadar pelukis abstrak mengingat perantauan kreatifnya melintasi sekat-sekat seni rupa konvensional.

     

    Pusat Kebudayaan Prancis (CCF) Jakarta Menggelar Pameran Fotografi Format Besar: Urban Dream/Mimpi Urban

     

    Waktu dan Tempat :

    -- 12 Mei – 2 Juni 2010, di Taman Fatahillah, Jalan Taman Fatahillah No. 1, Jakarta Pusat

    -- 3 – 21 Juni 2010, di Taman Ayodya, Jalan Barito, Jakarta Selatan

     

     

    Pameran Tunggal Anggun Priambodo "Toko Keperluan"

     

    Waktu: 22 Mei – 5 Juni 2010

    Tempat: RURU Gallery – Ruang Rupa, Jalan Tebet Timur Dalam Raya No. 6, Jakarta

    Kurator : Ade Darmawan

     

     

    Pameran Seni Rupa Mimi Fadmi "Monument Memory"

     

    Waktu: 30 Mei-13 Juni 2010

    Tempat: Platform 3, Jl Cigadung Raya Barat No.2, Bandung

    “Pameran ini berangkat dari pengalaman inderawi saya dan ayah saya menyangkut wajah kolonialisme Belanda di Indonesia. Wajah tunggal kolonialisme menyematkan segala sifat buruk pada si penjajah, sementara si terjajah adalah korban."

     

     

    "Surabaya: Beyond Your Imagination" - PocketGraphy & BBGraphy Exhibition

     

    Waktu: 20 Mei – 13 Juni 2010

    Tempat: Art Galleri @ House of Sampoerna, Jalan Taman Sampoerna, Surabaya, Jawa Timur

     

    MAHA (Mamuk, Agus, Hengki, Andre), dengan latar belakang dan ketertarikan yang berbeda, memotret Surabaya dengan cara yang lain. Obyek yang dipilih bukan yang lazim kita lihat di pameran-pameran foto tentang Surabaya selama ini. Kalaupun sama disajikan dengan dari sudut yang berbeda. Ada yang membuat kita tersenyum, semakin bangga dengan Surabaya dan mungkin berkomentar 'Onok ae’. Yang istimewa, semuanya hanya diambil dengan pocket camera dan BlackBerry. Bagi MAHA, fotografi bukan lagi persoalan teknis tapi sebuah karya seni.

    Kurator : Hari Yong

     

    Pameran Seni Rupa Galang Kangin “KUTA”

     

    Waktu: 7 Mei – 7 Juni 2010

    Tempat: Gaya Art Space, Jalan Raya Sayan, Ubud, Bali

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.