Panggung Kejutan untuk Becky Tumewu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Becky Tumewu. TEMPO/Nur Haryanto

    Becky Tumewu. TEMPO/Nur Haryanto

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Becky Tumewu terkejut begitu Twilight Orkestra mengalunkan lagu Happy Birthday untuknya di Bali Room, Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis (27/5).

    Padahal saat itu acara peresmian seragam baru Garuda Indonesia belum usai dan dirinya didapuk menjadi pembawa acara. Tak lama, Ferdi Hasan, sahabat dan juga pasangannya malam itu, kemudian mengumumkan bahwa Becky hari ini berulang tahun ke-40. "Its a big surprise, a lovely surprise, kayak pengantin saya sampai dikalungin bunga," ujar Becky ditemui di sela acara.

    Becky yang saat itu mengenakan gaun putih berhias kristal menerima kalung rangkaian bunga melati serta ucapan dari teman - temannya yang hadir, termasuk Ruth Sahanaya, Andien, dan Sophie Navita yang juga bertugas malam itu.

    Pemilik nama asli Ruth Lidwina Rebecca Tumewu ini awalnya mengaku enggan bekerja tepat di hari kelahiran. Namun bujukan Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar tak mudah ditolak. "Pak Emir personally bilang, saya tahu kamu ultah. Dan karena i love doing my job, akhirnya saya terima," kata dia.

    Keputusan ini sontak membuat kedua anak Becky, Tara Marie Dermawan dan Kayla Zefanya Dermawan, protes. Sebab, mereka tidak bisa merayakan hari jadi ibunya. "Setelah ini saya masih merayakan bersama suami, tapi yang berat justru anak - anak yang harus ditinggal. Sebagai gantinya saya janji besok seharian bersama mereka," ujar istri Johannes Theodorus Darmawan ini.

    Menginjak usia kepala empat tidak membuat Becky gentar, sebaliknya merasa lebih baik. "Dengan usia 40 sama masih terlihat seperti ini. Saya merasa lengkap, utuh dan tidak takut penuaan," kata dia.

    VENNIE MELYANI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.