Sebuah Permintaan yang Tertunda  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sehidup (tak) Semati

    Sehidup (tak) Semati

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Tak selamanya cinta sejati tersatukan. Meski semua rencana berjalan lancar dan indah, cinta Helena dan Titan harus kandas ketika berhadapan dengan takdir. Di usia satu tahun pernikahan mereka, malam perayaan ulang tahun itu ternodai oleh kematian Helena. Di dalam toilet restoran, penyakit asma yang di derita Helena mendadak kambuh. Celakanya, obat asma yang biasa dibawanya tertinggal di rumah. Helena pun tak terselamatkan.

    Kematian Helena meninggalkan duka yang tak terperih di hati Titan. Setelah sehari kematian istri tercinta, Titan masih disergap halusinasi sosok mendiang istrinya yang tiba-tiba muncul. Hingga ia tak mampu membedakan antara hal yang sungguhan, halusinasi, atau hantu.

    Film drama komedi terbaru garapan Iqbal Rais ini menyuguhkan pasangan baru Winky Wiryawan dan Fanny Fabiana. Dalam film Sehidup (tak) Semati ini, keduanya ditantang untuk menjadi sepasang suami-istri yang harmonis.

    Titan, yang merasa dirinya hampir gila, menerima layanan jasa seorang mahasiswa psikolog yang tengah magang bernama Olin (Joanna Alexander). Gadis berpenampilan mirip tokoh Betty Lafea itu bertugas mengikuti perkembangan Titan dari detik ke detik. Titan ternyata tidak gila, karena memang arwah Helena masih tertahan di dunia.

    Berdasarkan konsultasi dengan paranormal Ki Jono Bolot (H. Bolot), Titan harus menuntaskan pernyataan istrinya sebelum meninggal. “Sayang, kalau aku nanti mati, aku rela kamu kawin lagi, asal jodohnya aku yang menentukan,” ujar Helena kala itu. Ternyata ucapan yang awalnya guyonan itu berubah menjadi sebuah janji. Tak mudah mencarikan jodoh untuk Titan, sebab calon jodoh yang diusung Helena pun bernasib sama. Irene (Astri Nurdin), sahabat yang sekaligus pilihan jodoh Helena, pun meninggal tenggelam di danau.

    Meski bertema hantu, film ini didominasi oleh komedi. Dengan mendapuk H. Bolot, Faqih Ngademin sebagai supir pribadi yang polos, dan Rina si Kokom yang centil, aksi komedi terjahit dengan sewajarnya.

    Menikmati film ini akan mengingatkan kembali pada penggalan film-film drama romantis produksi Hollywood, seperti PS: I Love You, Ghost, dan Ghosts of Girlfriends Past. “Inspirasi bisa datang dari mana saja, termasuk setelah menyaksikan Just Like Heaven,” ujar Iqbal Rais dalam jumpa wartawan di Senayan City, kemarin.

    Akting para pemain secara keseluruhan tergolong baik, meski penampilan Fanny Fabiana di Hari Untuk Amanda tak terulang di film ini. Padahal, Fanny telah dinobatkan sebagai Aktris Terpuji di Festival Film Bandung beberapa waktu lalu. Dengan prestasi itu, seharusnya Fanny kian mengasah aktingnya dan berani mengambil tawaran-tawaran yang lebih menantang.

    Aguslia Hidayah

    Judul : Sehidup (tak) Semati
    Genre : Drama Komedi
    Sutradara : Iqbal Rais
    Pemain : Winky Wiryawan, Fanny Fabiana, faqih Ngademin, H. Bolot, Rina, Joanna Alexander, Astri Nurdin, Hengky Soelaeman.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.