Sebelum Bubar, Grup Musik Scorpion Akan Gelar Konser di Candi Borobudur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pementasan grup musik rock asal Jerman

    Pementasan grup musik rock asal Jerman "Scorpions" di Tennis indoor Senayan, Jakarta, 17 September 2004. TEMPO/ Arie Basuki

    TEMPO Interaktif, Magelang - Grup musik legendaris Scorpion merencanakan menggelar konser di Candi Borobudur Magelang Jawa Tengah pada 2011. Diperkirakan konser ini merupakan konser terakhir bagi grup musik rock asal Jerman. “Setelah (konser) itu, mereka diperkirakan akan membubarkan diri,” kata Direktur Pemasaran PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Agus Canny, Minggu (23/5).

    Kabar rencana konser terakhir ini, kata dia, diperoleh setelah kedatangan pihak perwakilan Scorpion ke PT. Taman Wisata. “Masih informal,” kata dia.

    Pada PT. Taman Wisata, perwakilan itu menyatakan niat scorpion akan menggelar konser di candi Borobudur setahun mendatang.

    Rencana ini, kata dia, layak mendapat sambutan. Tahun 2011, merupakan peringatakan 20 tahun penobatan Borobudur sebagai World Culture Heritage oleh dunia internasional. Selain itu, tahun itu sekaligus merupakan puncak peringakatan 100 tahun pemugaran Borobudur pertama oleh Van Erp pada 1911.

    Candi Borobudur, kata dia, merupakan tempat istimewa sebagai monumen Mandala terbesar di Dunia. Sebagai grup musik dunia rencana konser ini diharapkan dapat menunjang promosi Borobudur di dunia Internasional. “(Borobudur) the largest mmonumen in the world,” kata dia.

    Untuk mendukung rencana konser itu, kata dia, PT. Taman Wisata bersedia menunjang promosi dalam negeri serta sarana dan fasilitas tempat. Adapun untuk urusan teknis konser, lanjut dia, itu merupakan kewenangan dari scorpion. “Itu untouchable,” kata dia.

    Selain Scorpion, kata dia, ada dua media besar di luar negeri yang merencanakan melakukan kegiatan di Candi Borobudur, salah satunya adalah Discovery Chanel. Dia berharap, hal ini mampu mendukung apresiasi dunia terhadap Borobudur.

    ANANG ZAKARIA
     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.