dMasiv Rajai Empat Nominasi AMI Awards Ke-13

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dok: Pribadi

    Dok: Pribadi

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Lirik dari lagu Jangan Menyerah yang digaungkan band d’Masiv menjadi pintu gerbang kemenangan band ini untuk bergelut dalam persaingan Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2010. Dalam perhelatan yang ke-13 kalinya ini, d’Masiv mengungguli daftar nominasi dibanding para pesaingnya.

    Hasil penentuan nama nominator oleh dewan juri AMI yang diumumkan pada Jumat (21/5) lalu, di Grand Auditorium Universitas Bunda Mulia, Jakarta Utara, band ini menyabet kesempatan dalam empat enominasi kategori Pop, yakni kategori terbaik untuk duo atau grup, lagu, penata musik, dan album. Bahkan, melengkapi kegemilangan secara grup, Rian d’Masiv juga masuk nominasi kategori Lagu Anak-anak terbaik lewat karyanya bertajuk ”Bintang Yang Bersinar” lantunan para Idola Cilik – 2.

    Sementara Anang Hermansyah yang menandai kesuksesannya lewat album Separuh Jiwaku Pergi, meraih dua nominasi, yakni kategori Artis Solo Pria dan Lagu Terbaik.

    Dua nominasi bidang pop juga diraih Rossa dan penyanyi remaja Gita Gutawa. Keduanya masuk nominasi terbaik kategori Artis Solo Wanita dan Album Terbaik.

    Ajang yang akan digelar di JIETEX Mangga Dua Square pada 9 Juni mendatang dan disiarkan langsung oleh RCTI ini juga mengantar duet pencipta lagu Pay & Dewiq di lagu Teruslah ke dalam nominasi Lagu Terbaik.

    Untuk menjadi Solo Wanita Terbaik AMI tahun ini, Gita Gutawa (lagu Harmony Cinta) dan Rossa (Terlanjur Cinta), bakal bersaing ketat dengan Agnes (Teruslah), Bunga Citra Lestari (Kar’na Kucinta Kau), Krisdayanti (Aku Wanita Biasa) dan Sherina (Cinta Pertama dan Terakhir).

    Adapun kategori Solo Pria Terbaik di perebutkan oleh Ari Lasso (lagu Cintailah Aku Sepenuh Hati), Ello (Masih Ada), Iwan Fals (Untukmu Terkasih), Once (Simphony Yang Indah), dan Anang Hermansyah (Separuh Jiwaku Pergi).

    Genre rock yang mulai berjaya lagi pun dikejutan dengan kemampuan band rock pendatang baru Blackout yang masuk nominasi Album Rock Terbaik. Blackout pun akan bersaing dengan album 36 th (God Bless, Ian Antono/Nagaswara), Angels & The Outsider (S.I.D, Jan Djuhana & SID/Sony BMG), Ost. Generasi Biru (Slank, Slank Record/Virgo Ramayana), Road to Abbey (J-Rocks, J-Rock-Pay/Aquarius Musikindo), dan Suara Jalanan (Boomerang, Log Zhelebour/Logiss Kreasi Murni). “Masuk nominasi saja sudah cukup, apalagi menang,” ujar Aziz, vokalis band tersebut.

    Absennya nama Afgan dan Shandy Sondoro yang tengah naik daun dalam ajang ini bukan tanpa sebab. Ketua Tim Kategorisasi AMI 2010, Seno M. Hardjo, menyatakan hal tersebut dikarenakan pihak label yang tidak mendaftarkan artis mereka.

    ”Harus kami akui, hingga AMI ke-13, pihak lebel rekaman masih memberi respons minim terhadap ajang ini. Dari seribu formulir yang kami edarkan, pihak label hanya mengembalikan 650 lembar,” katanya. Namun Seno tetap menjamin adanya kredibilitas dan independensi dalam penilaian.

    Seno juga menjelaskan bahwa akan ada suguhan khusus berupa pertarungan Ring Back tone (RBT) dalam AMI Award tahun ini. "Ada kategori khusus dalam ajang ini, ada pemenang Ring Back Tone," kata Seno M Hardjo, yang juga menjadi juri AMI 2010.

    Ia beralasan bahwa RBT juga merupakan produk industri musik Indonesia yang harus diapresiasi. Namun seperti apa pemilihan pemenang kategori RBT, Seno belum ingin membocorkan.

    Hasil lain Nominasi AMI 2010:
    Duo, Grup Pop Terbaik:

    1. d’Masiv (Jangan Menyerah, album Special Edition)

    2. Geisha (Jika Cinta Dia, album Anugerah Terindah)

    3. Gigi (Ya Ya Ya), album Gigi)

    4. Nidji (Sang Mantan, album Let’s Play), Pasto (Tanya Hati, album Kembali), The Dance Company (Papa Rock’N Roll, album Papa Rock’N Roll).

    Bidang Original Sound Track Terbaik:

    1. Gigi (Sang Pemimpi/Ost. Sang Pemimpi),

    2.Luna Maya feat Dide Hijau Daun (Suara/Kuberharap/Ost. Janda Kembang),

    3. Melly & Amme (Ketika Cinta Bertasbih/Ost.KCB),

    4. Slank feat Nirina/Ost. Generasi Biru

    5. Ungu (Cinta Gila/Ost.Sang Pemimpi).


    AGUSLIA HIDAYAH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto