Duet dengan Jubing, Enno Lerian Deg-degan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Eno Lerian dan anaknya Bumi. TEMPO/Prih Prawesti

    Eno Lerian dan anaknya Bumi. TEMPO/Prih Prawesti

    TEMPO Interaktif, Bandung - Bukan hujan yang membuat tangan Enno Lerian dingin. Juga bukan karena gitaris klasik terbaik Jubing Kristianto duduk berdampingan yang membuat jantungnya berdebar. Kegugupan pelantun lagu Si Nyamuk Nakal itu karena ia harus menyanyi.

    "Sudah lama enggak nyanyi," akunya di halaman Gedung Indonesia Menggugat, Bandung, Jumat (21/) malam. Toh, suara mantan penyanyi cilik yang menelurkan sembilan album itu masih terdengar merdu. Lagu Imagine karya John Lennon dan Syair untuk Sahabat garapan Ian Antono pun meluncur sejernih petikan gitar Jubing.

    Duet yang hanya berlatih satu jam itu tampil untuk mengisi Art for AIDS. Syair untuk Sahabat Foundation dan Sanggar Olah Seni (SOS) Babakan Siliwangi menggelar acara lelang amal lukisan itu untuk menyantuni anak-anak pengidap HIV dan orang dengan HIV-AIDS (ODHA). 

    Di sela kesibukannya di dunia hiburan, Enno menyatakan aktif kembali di yayasan tersebut. Sebelum turun panggung, perempuan berusia 27 tahun itu mengajak hadirin untuk peduli terhadap HIV-AIDS dan penderitanya. "ODHA tidak boleh dikucilkan," ujarnya. 

    Selanjutnya, Jubing sendirian memainkan solo gitar. Menyapa dengan petikan tembang Es Lilin, jemari tangannya makin lincah di lagu Hujan, Becak, dan diakhiri dengan Ayam den Lapeh. Jubing pun berharap lelang lukisan itu bisa sukses untuk membantu para penderita HIV-AIDS.

    ANWAR SISWADI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.