Pelajar SMP di Magelang Gelar Doa Bersama untuk Gesang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Solo, Joko Widodo saat melayat Gesang Martohartono di Kemlayan, Solo, Jateng, Kamis (20/5). ANTARA/Hasan Sakri Ghozali

    Walikota Solo, Joko Widodo saat melayat Gesang Martohartono di Kemlayan, Solo, Jateng, Kamis (20/5). ANTARA/Hasan Sakri Ghozali

    TEMPO Interaktif, Magelang -Ratusan pelajar Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Salam Magelang menggelar salat Gaib atas meninggalnya Gesang Martohartono, Jumat (21/5).

    Kepala sekolah Bakrodin mengatakan ada dua ratusan pelajar yang mengikuti kegiatan itu. Selain menggelar Salat Gaib, mereka juga menggelar doa bersama dan pengumpulan dana. “Dia telah mengharumkan nama bangsa,” kata Bakrodin tentang sosok Gesang.

    Menurut dia, Gesang adalah pahlawan kesenian. Kegiatan ini, lanjut dia, dilakukan untuk mengajarkan siswa agar lebih menghargai orang-orang yang telah berjasa terhadap bangsa Indonesia. Sehingga, apa yang dilakukan mereka merupakan teladan yang bisa dicontoh para siswa.

    Kegiatan ini ditutup dengan menyanyikan lagu Bengawan Solo yang diciptakan almarhum Gesang.

    Gesang Martohartono, meninggal pada usia 93 tahun, di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta, Kamis (20/5) kemarin. Dia meninggal tepat pukul 18.10 WIB setelah beberapa hari dirawat.

    Pada 2008, majalah Rolling Stones Indonesia menobatkan maestro keroncong itu sebagai satu dari 25 tokoh musik besar di Indonesia.

    ANANG ZAKARIA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.