Pemakaman Mama Lauren Dikawal Pawang Hujan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota keluarga menaburkan bunga di pusara makam Mama Lauren di TPU Menteng Pulo, Jakarta (18/5). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Anggota keluarga menaburkan bunga di pusara makam Mama Lauren di TPU Menteng Pulo, Jakarta (18/5). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Pemakaman peramal terkenal Mama Lauren berlangsung lancar. Pemakaman yang dilangsungkan setelah zuhur ini diwarnai hujan rintik-rintik. Namun, hujan rintik-rintik tersebut tak berlangsung lama.

    Cuaca kemudian berganti menjadi mendung namun tak turun hujan. Memang, di rumah almarhumah terlebih dahulu didatangkan pawang hujan. "Saya tidak bisa menahan hujan tapi kalau memindahkan iya saya bisa,"kata Dody Chaidir, di Pemakaman Menteng Pulo, Selasa (18/5).

    Benar saja, sebelum almarhumah dikebumikan kediamannya sudah terlihat mendung namun tak turun hujan. Sampai berita ini diturunkan pemakaman masih berlangsung. Para tetangga dan kerabat juga tampak mengantarkan almarhumah ke tempat peristirahatan terakhir.

    Mama Lauren yang bernama lengkap Laurentia Pasaribu meninggal pada Senin (17/5) pukul 21.30 di Rumah Sakit PGI Cikini.

    Mama Lauren pada mulanya dikenal sebagai peramal selebritas. Selain meramal masalah rumah tangga selebritas, dia juga sering diminta meramalkan sukses-tidaknya seorang penyanyi, band, atau aktris. Hampir setiap acara malam tahun baru, dia menjadi rujukan berbagai acara hiburan di stasiun televisi swasta. Dia diminta meramalkan apa yang terjadi di tahun baru yang akan dijalani.

    PRIH PRAWESTI FEBRIANI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.