Bandung Dance Festival Tampilkan 12 Tarian Kontemporer  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pementasan tari kontemporer di Bandung. [Dok.Tempo/ Ramdani]

    Pementasan tari kontemporer di Bandung. [Dok.Tempo/ Ramdani]

    TEMPO Interaktif, Bandung - Belasan pencipta tari kontemporer dan penari dari Bandung, Jakarta, Solo, Yogyakarta, dan Flores, akan tampil di Bandung Dance Festival ke-2. Acara yang digelar Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung, Jawa Barat itu akan berlangsung tiga hari, 20-22 Mei mendatang.

     

    Menurut kurator festival FX Widaryanto, festival kali ini menawarkan pengenalan baru perkembangan tari di luar tren ideal. "Temanya menerobos lintas batas," katanya.

     

    Penampil yang terpilih berasal dari kalangan mahasiswa, dosen, pencipta tari, serta penari profesional.

    Seniman tari itu, misalnya, Jefriandi Usman yang menggarap karya berjudul Tanah Merah, Hery "Bod'onk" Suwanto dengan Scents, Lalu Suryadi lewat Jejak yang Tertinggal, dan Maria Bernadeta Aprianti.

     

    Dari STSI Bandung, antara lain, akan tampil Hany Sulistia. Mahasiswi jurusan tari tingkat dua itu akan membawakan tarian tunggal berjudul Blind "Stigmata". Tarian itu berkisah tentang konflik batin gadis yang hidup di zaman moderen. "Gadis ini harus menjalani kehidupan yang tidak sesuai dengan keinginan hati," katanya.

     

     

    ANWAR SISWADI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.