Bekas Pengacara Michael Jackson Tewas Bunuh Diri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peter Lopez bersama istrinya Catherine Bach. AP

    Peter Lopez bersama istrinya Catherine Bach. AP

    TEMPO Interaktif, California - Peter Lopez, bekas pengacara bintang pop dunia Michael Jackson dan penyanyi tenor Italia Andrea Bocelli, ditemukan tewas dalam kondisi bunuh diri.

    Craig Harvey, kepala kantor pemeriksa kasus ini mengatakan, Lopez, 60 tahun, tewas karena luka tembak di rumahnya di California.

    "Seorang tetangga melaporkan telah mendengar suara tembakan dari dalam rumah dan akhirnya diketahui jelas setelah menemukan jenazah Lopez," kata pejabat forensik.

    Lopez menjadi pengacara Michael Jackson selama beberapa tahun, kata Alfred Newman, juru bicara perusahaan Lopez, Kleinberg Lopez Lange Cuddy & Klein.

    "Kami sangat terkejut dan sedih karena kehilangan teman sekaligus mitra secara tak terduga seperti ini," kata perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan. Lopez juga bermitra dengan Bocelli, The Eagles, dan Michael Buble.

    Lopez telah bekerja untuk berbagai kalangan dari mulai penyanyi, produser rekaman, penulis lagu hingga produser film.

    Raymone Bain, mantan general manager Michael Jackson, mengatakan Peter Lopez disewa pada 2006 sebagai pengacara Michael Jackson dalam jagad hiburan penyanyi tersebut. "Mengenal Peter selama bertahun-tahun. Ia individu yang baik, sangat terkejut dengan kejadian ini."

    Bain menambahkan, Lopez pernah bepergian dengan dirinya dan Jackson ke London untuk World Music Awards dan ia sering berbicara dengan Jackson.

    Istri Lopez, aktris Catherine Bach, dan dua anak perempuannya  sangat terkejut dengan tragedi ini dan merasa sangat kehilangan. Bach berperan sebagai Daisy Duke dalam serial televisi era 80-an, The Dukes of Hazzard.


    TELEGRAPH l BASUKI RAHMAT  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.