Putus dari Anji 'Drive', Rini 'Idol' Sibuk Kuliah dan Kerja  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Wahyu Setiawan

    TEMPO/Wahyu Setiawan

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Setelah putus dari Anji 'Drive', Rini 'Idol' mencari kesibukan lain. Kini, dara yang memiliki nama lengkap Rini Wulandari ini tengah sibuk pada karier dan pendidikannya.

    "Sekarang lagi nyoba-nyoba menerapkan ilmu yang aku dapat dari kampus. Dan juga kerjaan masih jalan terus," papar dia usai mengajar di SD Duren Tiga, Sabtu (1/5).

    Ilmu yang dimaksud Rini adalah mengajar anak Sekolah Dasar kelas 4. Memang, ini adalah salah satu kegiatan yang memang ada di dalam jurusan yang diambil Rini. "Ini termasuk mata kuliah humas corporate. Di Paramadina (kampus Rini) memang ada kegiatan seperti ini," lanjut Rini.

    Rini juga merasa tertantang untuk mengajar anak sekolah dasar ini. Baginya, ini adalah pengalaman baru dan untuk itu dirinya mengaku deg-degan dan grogi. "Ya tapi karena mereka kelas 4 jadi sudah agak mudah nggak nakal-nakal. Tapi mungkin kalau aku ngajar anak SMA groginya lebih dahsyat kali yah," tandas dia dengan tertawa.

    Bagi Rini, dengan adanya kegiatan seperti ini juga dapat membuat dirinya sedikit demi sedikit melupakan masalah yang telah dilaluinya. "Tapi bukan berati aku menghilangkan masalah kemarin. Ini adalah tanggung jawabku sebagai mahasiswi dan juga bukan berati dengan adanya masalah kemarin aku jadi mundur ke belakang," ucap dia.

    Memang, sejak tali asmaranya putus dengan Anji, Rini belum menemukan tambatan hati yang baru. "Aku sekarang maunya karier dulu dan kuliah. Kalau memang sudah saatnya menemukan pasangan yang cocok ya kenapa nggak aku jalanin siapa tau dia lebih baik dari yang kemarin," imbuh Rini.

    Dara berusia 24 tahun ini juga merasa tak tertipu dan tak merasa dibohongi Anji. Menurut dia, ketika mereka saling memadu kasih Anji adalah sosok yang baik. "Di luar itu nggak aku pikirin juga. Sekarang masih baik berhubungan, hanya saja tidak sesering dulu lagi komunikasinya. Ya aku harap dia bisa bertanggung jawab dengan setinggi batas yang dia bisa," tutup Rini.

    PRIH PRAWESTI FEBRIANI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.