Kelly Clarkson Membius Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • KellyClarkson. AP Photo

    KellyClarkson. AP Photo

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Satu lagi penyanyi yang mampu membius penonton di Jakarta. Penyanyi Kelly Clarkson menyihir penonton baik muda maupun tua di Tenis Indoor Senayan.

    Clarkson yang merupakan juara ajang pencarian bakat American Idol 2002 ini semalam membawakan 20 lagu tanpa henti. Konser Clarkson di Jakarta yang pertama kali ini juga menuai banyak pujian. Penyanyi kelahiran Texas itu terlihat puas dengan konser tersebut.

    Bukan perkara mudah untuk meyakinkan menajemen penyanyi perempuan yang memiliki nama lengkap Kelly Brianne Clarkson ini untuk manggung di Jakarta. "Alhamdulillah Java berhasil memboyong Kelly ke Indonesia. Setelah melewati tahap negosiasi yang lumayan alot, saya berhasil menyakinkan manajemannya untuk konser di Indonesia. Maklum saja, nama Kelly cukup besar di industri musik dunia, karena banyak mendapatkan penghargaan seperti Grammy Award dan American Music Award serta MTV Award,"ujar Adrie Subono, CEO Java Musikindo, di Tennis Indoor Senayan, Kamis (29/4) malam.

    Konser yang dihadiri sekitar 3.400 penonton ini tak hanya membuat Kelly puas namun juga para penonton juga puas dengan penampilan Kelly yang maksimal. Arena tribun dipenuhi penonton begitu juga dengan festival. Tiket VIP yang dijual terbatas hanya 150 tiket pun ludes sebelum hari pertunjukan.

    Sebelum konser dimulai yakni tepat pukul 20.00 WIB, areal parkir Tennis Indoor telah dipenuhi pengunjung yang akan menonton sang idola. Konser yang dibuka dengan lagu All I Ever Wanted ternyata dapat memacu adrenalin para penonton.

    Clarkson melanjutkan dengan lagu Ms. Indy, Hook Up, Impossible, That I Would Be Good yang tak kalah menarik. Meski bobot tubuh Kelly tampak terlihat jauh lebih berisi dari sebelumnya, Kelly masih dapat berjingkrak-jingkrak bersama para penonton. Pertunjukan semakin memanas ketika Kelly membawakan lagu andalannya yakni Breakaway. Tanpa diberi aba-aba seluruh penonton pun ikut bernyanyi dan Kelly pun terlihat sangat menikmatinya.

    Ada pemandangan yang menarik yang nampak yakni pasangan Syahrini dan Aurel yang juga ikut bernyanyi dan berjingkrak-jingkrak ketika konser berlangsung. "Kita berdua memang penggemar berat Kelly kok. Jadi pas tahu Kelly mau manggung kita langsung cepet-cepet beli tiketnya,"ujar Syahrini.

    Ada juga Maia dan MeyChan, Vira Yuniar yang hadir dengan seorang pria, Widi 'Vierra', Ira Wibowo serta tak ketinggalan Gita Gutawa dan sang ayah Erwin Gutawa. "Kita memang setiap ada konser usahakan nonton kok tapi ya nontonnya berdua saja dan kali ini kita puas bisa nonton Kelly dari dekat," papar Gita Gutawa.

    Tak kalah menariknya ketika Kelly membawakan lagu yang berjudul Because Of You dan Since You Be Gone (SUBG). Kedua lagu ini dibawakan secara berurutan dari Because Of You yang romantis, terlihat penonton yang membawa pasangan saling berpelukan dan bernyanyi bersama.

    Keadaan berubah menjadi meriah kembali dan semakin energik ketika penyanyi berusia 27 tahun ini membwakan lagu SUBG. "Every Body Sing," ujar Kelly. Saat konser berlangsung Kelly tampak memakai kaos berwarna hitam dan jeans berwarna biru dongker dengan rambut yang digerai. Kelly tampak menikmati konser dari awal sampai akhir.

    Namun, seperti konser yang sudah-sudah para penontonpun berteriak, "We Want More!". Maka Kelly pun menuruti permintaan para penonton dengan lagu My Life Would Suck.

    Mundurnya sponsor rokok yang kemudian jadi kontroversi dalam konser Kelly, mendatangkan keuntungan tersendiri bagi Java Musikindo. Konser yang sebelumnya hanya boleh ditonton oleh mereka yang berusia 18 tahun ke atas malah bisa merangkul banyak segmen. Terlihat banyak anak-anak kecil ikut menyaksikan konser tersebut. Konser ini juga merupakan rangkaian turnya Kelly yang bertajuk 'All I Ever Wanted Tour' ke Asia.

    PRIH PRAWESTI FEBRIANI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.