Edisi Pertama Jungle Book Ditemukan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jungle Book karya Rudyard Kipling

    Jungle Book karya Rudyard Kipling

    TEMPO Interaktif, Inggris - Satu buku edisi pertama Jungle Book karya Rudyard Kipling, yang langka karena memuat tulisan tangan berisi pesan penuh emosi pada putrinya, berhasil ditemukan. Buku ini ditemukan oleh para pustakawan di Wimpole Hall, Cambridgehire, Inggris, tempat putri tertua Kipling, Elsie, pernah tinggal.

     

    Para pejabat mengatakan, pengarang ini menulis pesan pada putrinya Josephine, yang meninggal di usia enam tahun, pada 1899. Pesan itu berbunyi: "Buku ini milik Josephine Kipling yang ayahnya penulis buku ini, Mei 1894."

     

    Kipling tak menandatangani pesan itu. Tapi, berdasarkan bukti lain yang ada dalam arsip mengenai Kipling, tulisan tangan tersebut diyakini milik pengarang terkenal itu. Ketegasan ini didapat setelah melalui proyek tiga tahun untuk mencatat ulang perpustakaan yang besar di Wimpole Hall.

     

    Mark Purcel, kurator perpustakaan, mengatakan itu adalah buku "yang sangat spesial". "Hampir ada tujuh ribu buku di perpustakaan Wimpole dan mencatat ulang koleksi itu dengan baik merupakan satu proyek besar,” kata Purcel. “Tetapi sebagai salah satu pengarang buku anak-anak yang paling disukai di Inggris, edisi pertama Jungle Book dengan tulisan pesan yang langkah itu sangatlah spesial."

     

    Kurator Wimpole Hall Fiona Hall menambahkan, "Tulisan itu sangat menyentuh, terutama jika Anda ingat bahwa Kipling tidak hanya kehilangan Josephine tetapi juga anak bungsunya yang tewas dalam perang.”

     

    Buku ini sekarang dipamerkan di Wimpole Hall, tempat Elsie tinggal dari 1938 hingga 1976. "Sebagai satu-satunya anak Kipling yang tersisa, Elsie pasti sangat menghargai buku ini," ujar Fiona Hall.

     

     

    NURDIN KALIM/BBC

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.