Ayu Azhari Gagal Jadi Calon Wakil Bupati Sukabumi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebriti Ayu Azhari saat verifikasi pencalonannya sebagai calon Wakil Bupati Sukabumi di Kantor DPD PDIP Jawa Barat, Bandung, Senin (18/1). Ayu menemui unsur pimpinan DPD PDIP Jabar dan melakukan pertemuan tertutup terkait pencalonannya. TEMPO/Prima

    Selebriti Ayu Azhari saat verifikasi pencalonannya sebagai calon Wakil Bupati Sukabumi di Kantor DPD PDIP Jawa Barat, Bandung, Senin (18/1). Ayu menemui unsur pimpinan DPD PDIP Jabar dan melakukan pertemuan tertutup terkait pencalonannya. TEMPO/Prima

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Artis Ayu Azhari gagal maju sebagai calon wakil bupati Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Menurut Andi Soebyakto, sahabat sekaligus konsultan politik Ayu, DPP PDI Perjuangan memiliki calon lain, sehingga pemilik nama panjang Khadijah Azhari ini terlempar dari bursa calon.

    "Saya sami'na wa ato'na terhadap keputusan DPP PDI Perjuangan dan saya mendukungnya. Kecuali ada keputusan lain sebelum pendaftaran ke KPUD Kabupaten Sukabumi," kata Ayu kepada TEMPO melalui Andi, Jumat (26/2) petang.

    Bahkan Ayu ikhlas menerima keputusan tersebut. "Saya sedikitpun tidak kecewa. Kami anggap itu keputusan terbaik," tambahnya. Andi menambahkan, "Ayu akan taat pada keputusan DPP yang memilih Hashim Iman sebagai calon penggantinya," ujar Andi.

    Memperhatikan keputusan DPP PDI Perjuangan siang tadi, tambah Andi, Ayu tidak akan ngotot maju meskipun mendapatkan kendaraan politik lain. "Pendek kata, Ayu tetap taat kepada keputusan DPP kecuali masyarakat Sukabumi menghendakinya."

    Alasan DPP PDI Perjuangan menolak Ayu sebagai calon tak diketahui persis. Hingga kini, menurut Andi, pihak Ayu belum memperoleh penjelasan resmi. "Kami belum dapat penjelasan resmi, kecuali penolakan DPP. "Kendati demikian, kami tetap taat pada keputusan tersebut," tuturnya.

    CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.