Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Video Kekerasan Beredar, Sean 'Diddy' Combs Akui Perbuatannya dan Minta Maaf

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

image-gnews
Sean Combs atau Diddy. Instagram.com/@diddy
Sean Combs atau Diddy. Instagram.com/@diddy
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Sean 'Diddy' Combs mengungkapkan pernyataan atas video rekaman CCTV yang menunjukkan dia melakukan kekerasan terhadap mantan pacarnya, Cassie. Dia meminta maaf melalui video yang diunggah di Instagram, Minggu 19 Mei 2024. 

Video rekaman CCTV dirilis pada 17 Mei 2024 menunjukkan pertengkaran antara Sean 'Diddy' Combs dan Cassie atau Casandra Ventura. Hal ini sesuai dengan gugatan yang diajukan Cassie dan susah diselesaikan pada November tahun lalu.

Permintaan maaf Sean 'Diddy' Combs

Dalam video pernyataannya, Diddy mengatakan saat kejadian itu dia sedang dalam titik terendah dalam kehidupannya. Namun dia juga mengakui perilakunya dalam video itu tidak bisa dimaaafkan.

"Sangat sulit untuk merenungkan saat-saat tergelap dalam hidup Anda. Aku sedang kacau. Maksudku aku sudah mencapai titik terendah, tapi aku tidak membuat alasan," ujarnya dalam video yang berjudul "Saya benar-benar minta maaf".

Musisi berusia 54 tahun akan bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukannya. Dia juga mencari bantuan medis, terapi dan rehabilitasi untuk mengatasi masalah kesehatan mentalnya. Di akhir videonya, dia mengatakan tindakannya tidak bisa dimaafkan. 

"Saya harus memohon belas kasihan dan rahmat-Nya kepada Tuhan. Saya juga berkomitmen untuk menjadi pria yang lebih baik setiap hari," ujarnya. 

Tanggapan pihak Cassie

Menanggapi video tersebut tim hukum Cassie, Meredith Firetog mengatakan pernyataan Sean 'Diddy' Combs hanya menunjukan tentang dirinya sendiri dibandingkan banyak orang yang telah disakiti. Menurut dia, ayah tujuh anak itu putus asa dan terpaksa meminta maaf setelah semua penyangkalannya yang berulang-ulang terbukti salah.

"Ketika Cassie dan beberapa wanita lain melapor, dia menyangkal semuanya dan menyatakan bahwa korbannya sedang mencari bayaran," kata Meredith.

Video tindakan kekerasan Sean Combs

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sementara itu, video rekaman pengawasan yang dirilis CNN 17 Mei 2024, menunjukkan tindakan kekerasan yang dilakukan Diddy terhadap Cassie pada 5 Maret 2016. Dalam video itu Cassie terlihat keluar dari kamar hotel dan berjalan menuju lift. Sean Combs mengikutinya dan terlihat mencengkeram lehernya. Sean kemudian mendorongnya ke lantai, lalu berbalik untuk menendangnya dan mengambil dompet dan kopernya.

Diddy terlihat menendangnya lagi dan mulai menyeretnya kembali ke kamar hotel, sebelum dia melepaskannya dan pergi. Lalu dia duduk di kursi dan mengambil sesuatu dari meja di dekatnya, melemparkannya ke Cassie sebelum berjalan pergi. Dia berbalik ke arah ke arahnya lagi ketika orang lain keluar dari lift.

Pengacara Ventura, Douglas H. Wigdor, mengatakan bahwa video tersebut menegaskan perilaku Sean Combs yang dibantah oleh dirinya sendiri. Rekaman tersebut sesuai dengan insiden yang disorot dalam gugatan hukum Cassie November lalu dan telah diselesaikan.

Sean 'Diddy' Combs dan Cassie menjalin hubungan asmara pada tahun 2026 dan berakhir pada 2018. Penyanyi rap itu saat ini menghadapi lima tuntutan hukum perdata lainnya yang menuduhnya melakukan serangkaian pelanggaran seksual dan aktivitas ilegal lainnya. 

PEOPLE | ET ONLINE

Pilihan editor: Sean 'Diddy' Combs Hadapi Tuntutan Kekerasan Seksual Kedua dan Ketiga Kali

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Jepang Jatuhkan Sanksi terhadap Pemukim Israel atas Kekerasan di Tepi Barat

19 jam lalu

Haneen, saudara perempuan Mohammad Shehada yang tewas dalam serangan udara Israel, mencium senapannya saat pemakaman empat warga Palestina di kamp Nour Shams, di Tulkarm, di Tepi Barat yang diduduki Israel, 3 Juli 2024. REUTERS/Raneen Sawafta
Jepang Jatuhkan Sanksi terhadap Pemukim Israel atas Kekerasan di Tepi Barat

Ini adalah pertama kalinya Jepang memberlakukan langkah-langkah pembatasan terhadap pemukim Israel.


Tak hanya Korban, Pelaku Perundungan Juga Bisa Alami Depresi

5 hari lalu

Ilustrasi Persekusi / Bullying. shutterstock.com
Tak hanya Korban, Pelaku Perundungan Juga Bisa Alami Depresi

Efek perundungan tak hanya dialami korban tapi juga pelaku perundungan dan orang yang menonton atau pengamat.


Kilas Balik Gugatan Almas Tsaqibbirru ke Denny Indrayana Rp 500 Miliar

6 hari lalu

Almas Tsaqibbirru. TEMPO/ Septhia Ryanthie
Kilas Balik Gugatan Almas Tsaqibbirru ke Denny Indrayana Rp 500 Miliar

Almas Tsaqibbirru menggugat Denny Indrayana sebesar Rp 500 miliar. Hakim menolak gugatan Almas. Berikut kilas balik gugatan tersebut.


Negara Anggota PBB Prihatin Warga Myanmar yang Butuh Bantuan Kemanusiaan Naik

7 hari lalu

Seorang anak pengungsi Rohingya duduk di samping ibunya yang beristirahat setelah melintasi perbatasan Bangladesh-Myanmar, di Teknaf, Bangladesh, 6 September 2017. Konflik di Rakhine membuat ribuan warga Rohingya harus mengungsi. REUTERS/Danish Siddiqui
Negara Anggota PBB Prihatin Warga Myanmar yang Butuh Bantuan Kemanusiaan Naik

Negara anggota PBB prihatin dengan meningkatnya kekerasan, konflik, pelanggaran HAM di seluruh Myanmar


BNPT Resmikan Museum Penanggulangan Terorisme

7 hari lalu

Kepala BNPT Komjen Rycko Amelza Dahniel, memperkenalkan program deradikalisasi pada Delegasi Jepang di Kantor Pusat BNPT Sentul, Rabu 26 Juni 2024.
BNPT Resmikan Museum Penanggulangan Terorisme

Museum BNPT sebagai salah satu strategi penanggulangan terorisme, khususnya menjadi media edukasi kepada masyarakat.


3 Saksi LBH Padang Ungkap Bekas Kekerasan di Tubuh Afif Maulana

8 hari lalu

Orangtua Afif Maulana, pelajar SMP yang tewas diduga dianiaya oknum polisi, menabur bunga di pusara anaknya di pemakaman umum (TPU) Tanah Sirah, Padang, Sumatera Barat, Rabu, 10 Juli 2024. Keluarga Afif Maulana bersama LBH Padang dan mahasiswa menggelar doa bersama dan tabur bunga bertepatan dengan 31 hari meninggalnya Afif Maulana dan keluarga berharap mendapatkan keadilan atas peristiwa itu. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra
3 Saksi LBH Padang Ungkap Bekas Kekerasan di Tubuh Afif Maulana

Ketiga saksi ini merupakan orang yang memandikan jenazah Afif Maulana.


5 Film Terkenal Tentang Hooligan Inggris

8 hari lalu

Seorang pemuda lokal setempat terjatuh saat terlibat bentrok dengan suporter timnas Inggris yag tengah saling ejek dengan suporter Rusia di ajang perhelatan Piala Eropa 2016 di Marseille, Perancis, 10 Juni 2016. Pada Piala Dunia 1998, para penggemar Inggris berjulukan
5 Film Terkenal Tentang Hooligan Inggris

Fenomena fanatisme suporter Inggris dan hooliganisme pernah diangkat ke layar lebar. Ini beberapa film yang terkenal.


Pemkot Bontang Menggelar Pelatihan Manajemen Kasus untuk Tenaga Pendidik

11 hari lalu

Wakil Wali Kota Bontang, Hj. Najirah,  membuka kegiatan pelatihan manajemen kasus untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) bagi Satuan Pendidikan, di Gedung Auditorium 3D Kota Bontang, Rabu 10.Juli 2024. Dok. Pemkot Bontang.
Pemkot Bontang Menggelar Pelatihan Manajemen Kasus untuk Tenaga Pendidik

Pemkot Bontang terus berupaya menekan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.


Digugat Perdata Rp3 Triliun, PT Waskita Karya dan Kedutaan Besar India Mangkir Sidang di PN Jaktim

20 hari lalu

Waskita Karya. Istimewa
Digugat Perdata Rp3 Triliun, PT Waskita Karya dan Kedutaan Besar India Mangkir Sidang di PN Jaktim

Majelis menunda sidang dengan nomor perkara 316/Pdt.G/PN.JKT.TIM ini lantaran Tergugat I PT Waskita Karya dan Tergugat II Kedutaan Besar India mangkir.


Catat 641 Peristiwa Kekerasan Melibatkan Polisi, KontraS: Angkanya Bisa lebih Besar

22 hari lalu

Presiden Jokowi naik jip All Terrain Assault Vehicle (ATAV) saat menjadi inspektur HUT ke-78 Bhayangkara di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Senin, 1 Juli 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Catat 641 Peristiwa Kekerasan Melibatkan Polisi, KontraS: Angkanya Bisa lebih Besar

KontraS menyatakan angka kekerasan oleh anggota kepolisian bisa lebih besar dari catatan mereka.