William Wongso sebagai Culinary Advisor di KTT G20, Ini Profil Pakar Kuliner Nusantara

Chef William Wongso menyebut Indonesia masih kurang chef yang memahami kuliner nasional. Dok. Sheraton Senggigi Beach Resort

TEMPO.CO, Jakarta - Perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 yang berlangsung pada 15-16 November 2022 menyimpan banyak cerita di baliknya. Salah satunya adalah peran William Wirjaatmaja Wongso atau yang lebih dikenal dengan nama William Wongso. Laki-laki kelahiran Malang, 12 April 1947 itu dipercaya sebagai Culinary Advisor untuk G20.

William Wongso menjadi salah satu sosok yang berperan di balik kemeriahan gala dinner KTT G20 melalui sajian makanan yang menggugah selera di setiap sesinya. William Wongso bertanggung jawab atas kualitas, cita rasa, hingga bahan makanan yang digunakan untuk sajian acara berskala internasioal itu. Pada acara puncak KTT G20, yaitu 15-16 November 2022, William bertugas memberikan arahan seluruh tim kuliner G20. William pun memastikan seluruh makanan tersaji sesuai dengan standar dan kesepakatan dengan pemerintah.

Jauh sebelum itu, William Wongso pun pernah menjadi penyedia menu tamu VVIP pada Koferensi Tingkat Tinggi ke-21 Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC 2013) di Bali sudah berakhir hari ini, Selasa 8 Oktober 2013. Saat itu, melalui akun instagramnya, ia membagi berbagai foto mengenai keterlibatannya dalam acara temu para pemimpin negara Asia-Pasifik yang tengah membahas isu penting ekonomi dunia ini.

Baca: William Wongso Peramu Menu Kepala Negara APEC

Profil William Wongso

William Wongso memiliki nama dalam dunia perkulineran di Indonesia. William Wongso adalah seorang pakar kuliner yang menguasai seni masakan Eropa dan Asia. Ketertarikannya akan memasak diperolehnya dari sang Ayah, Soewadi Wongso, yang memiliki keahlian dalam memasak. Sebelum memutuskan terjun ke dunia kuliner, pada awalnya William Wongso bercita-cita menggeluti di bidang film dan fotografi. 

Dilansir p2k.unaki.ac.id, kemahiran memasaknya tidak diperoleh dari dunia formal, melainkan dengan berguru langsung terhadap pemilik warung di pinggir jalan hingga penyaji makanan berkelas di restoran atau hotel berbintang. William Wongso pun tak sungkan untuk melaksanakan kunjungan ke ahli pemilik tempat masakan.

William Wongso pernah menerbitkan sebuah buku berjudul terbitan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia berjudul Cita Rasa Indonesia atau Flavors of Indonesia. Buku setebal 182 halaman ini dikerjakan selama enam tahun. Keseriusan William Wongso pun tercermin ketika William Wongso melakukan perburuan setiap resepnya ke seluruh penjuru Nusantara dan ke setiap dapur daerahnya.

Dalam rangka penulisan buku tersebut, William Wongso juga melakukan blusukan ke berbagai pasar tradisional. Pakar kuliner yang satu ini pernah mendapatkan penghargaan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi yaitu BNSP Competency Award pada 2008 lalu.

NAOMY A. NUGRAHENI  I  SDA

Baca juga: William Wongso Geregetan Kuliner Indonesia Kaya, Tapi tertinggal Jauh

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






3 Wajah Christine Hakim dalam 3 Film Produksi Luar Negeri, Terakhir The Last of Us

1 hari lalu

3 Wajah Christine Hakim dalam 3 Film Produksi Luar Negeri, Terakhir The Last of Us

Christine Hakim disorot berkat perannya di film serial The Last of Us. Sebelumnya ia sempat bermain bersama Julia Roberts di Eat, Pray, Love.


Target Pemprov Bali Capai 140.000 Unit Motor Listrik pada 2026

1 hari lalu

Target Pemprov Bali Capai 140.000 Unit Motor Listrik pada 2026

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali telah menaruh target penggunaan motor listrik sebanyak 140.000 unit pada 2026 mendatang.


Festival Gastronomi Sasambo, Kenalkan Kuliner Khas dari Tiga Suku

1 hari lalu

Festival Gastronomi Sasambo, Kenalkan Kuliner Khas dari Tiga Suku

Sesuai namanya, Festival Gastronomi Sasambo menghadirkan perwakilan peserta dari tiga suku yang ada di NTB.


Menyesal Jika Tak Cicipi Kuliner Khas Pemalang, Nasi Grombyang sampai Lontong Dekem

2 hari lalu

Menyesal Jika Tak Cicipi Kuliner Khas Pemalang, Nasi Grombyang sampai Lontong Dekem

Kabupaten Pemalang di lintasan Pantura Jawa, punya beragam kuliner khas yang lezat. namanya pun unik nasi Grombyang, Lontong Dekem sampai Ogel-ogel.


Mengenal Fufu Makanan Khas Afrika yang Lagi Viral

2 hari lalu

Mengenal Fufu Makanan Khas Afrika yang Lagi Viral

Berbeda dengan masyarakat Indonesia yang menjadikan nasi sebagai makanan pokok, Afrika menjadikan fufu sebagai makanan pokok yang terbuat dari singkong.


Produk Pasar Tradisional Jadi Buruan Wisatawan, Yogyakarta Percepat Digitalisasi

3 hari lalu

Produk Pasar Tradisional Jadi Buruan Wisatawan, Yogyakarta Percepat Digitalisasi

Memang bukan perkara mudah mendorong digitalisasi kepada para pedagang pasar tradisional Yogyakarta yang rata-rata bukan kalangan anak muda.


Alasan Wisatawan Cina Suka Mengunjungi Bali

3 hari lalu

Alasan Wisatawan Cina Suka Mengunjungi Bali

Masyarakat Bali sangat terbuka dengan wisatawan Cina yang tak lepas dari akulturasi-akulturasi yang terjalin sejak dulu.


Pasca KTT G20, Jokowi Ungkap Persaingan Semua Negara Rebutan Investor

3 hari lalu

Pasca KTT G20, Jokowi Ungkap Persaingan Semua Negara Rebutan Investor

Jokowi menyebut pasca Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 di Bali pada November 2022, semua negara kini tengah bersaing untuk memperebutkan investor.


Bali Raih Penghargaan dari TripAdvisor, Ungguli London dan Paris

3 hari lalu

Bali Raih Penghargaan dari TripAdvisor, Ungguli London dan Paris

Peringkat tersebut menunjukkan bahwa Bali tak kalah dalam menawarkan objek wisata kepada para wisatawan.


Sandiaga: Cukup ke Bali untuk Healing, Benerin Feeling, Refreshing, Tak Bikin Kantong Kering dan Kepala Pening

4 hari lalu

Sandiaga: Cukup ke Bali untuk Healing, Benerin Feeling, Refreshing, Tak Bikin Kantong Kering dan Kepala Pening

Sandiaga angkat bicara menanggapi Bali yang baru-baru ini dinobatkan sebagai destinasi terpopuler dunia 2023 peringkat kedua versi TripAdvisor.