Raja Charles III Kirim Pesan Duka ke Presiden Jokowi dan Korban Tragedi Kanjuruhan Malang

Reporter

Raja Charles menjalankan tugas resmi pemerintah di Ruang Abad ke-18 di Istana Buckingham, London, Inggris, 11 September 2022, dalam gambar yang diterbitkan 23 September 2022. Victoria Jones/PA Wire/Pool via REUTERS

TEMPO.CO, JakartaRaja Charles III mengungkapkan duka citanya kepada keluarga korban tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur pada Sabtu, 1 Oktober 2022. Ungkapan duka raja baru Inggris itu disampaikan di halaman Instagram resmi The Royal Family pada Rabu, 5 Oktober 2022, satu jam lalu. 

"Saya dan istri saya sangat sedih mendengar hilangnya nyawa dan korban luka pada pertandingan sepak bola di Malang pada 1 Oktober 2022. Saya menyampaikan rasa duka saya kepada Anda, keluarga yang ditinggalkan, dan masyarakat Indonesia pada waktu yang sangat sulit ini. Charles R," demikian tulisan yang diketikkan di atas layar biru itu. Ia menyebut istrinya, permaisuri Camilla.

Pesan Raja Charles III untuk Presiden Jokowi

Pada keterangan unggahannya, admin akun media sosial milik keluarga kerajaan Inggris itu menuliskan, "Sebuah pesan dari Raja kepada Presiden Indonesia menyusul bencana stadion sepak bola baru-baru ini." 

Unggahan penuh simpati ini langsung direspons netizen asal Indonesia. Kebanyakan mengungkapkan rasa terima kasih kepada raja berusia 73 tahun ini. "Thank you your majesty," tulis Siska Khair, dokter kecantikan langganan selebritas. "Matur nuwun King," tulis @richa***. "Makasih Opa Charles ucapannya," tulis @sultan***. 

Simak: 127 Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan, Kemal Palevi: Kita Tak Bisa Jadi Negara Sepak Bola

Tragedi Kanjuruhan menyita perhatian seluruh dunia lantaran menjadi salah satu insiden sepak bola paling mematikan sepanjang sejarah. Menurut perhitungan Arema FC, jumlah korban tewas mencapai 187 orang dan luka-luka ratusan orang. Adapun versi kepolisian, hingga hari ini, jumlah korban tewas 131 orang. Dengan jumlah ini, Indonesia berada di urutan kedua setelah tragedi sepak bola di Peru pada 1964. 

Tragedi Kanjuruhan bermula ketika Arema FC kalah melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2 - 3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Melihat kekalahan klubnya, suporter Arema FC yang disebut Aremania menyerbu ke lapangan. Masuknya suporter ini dikejar petugas yang terdiri dari polisi dan tentara. Mereka memukul dan menendang hingga situasi kocar-kacir. 

Di sisi lain, masih banyak penumpukan puluhan ribu penonton yang berada di tribun dan terjebak di dalam stadion. Sebagian polisi menembakkan gas air mata ke arah tribun hingga menyebabkan mata perih, sesak napas, dan kepanikan. Akibatnya, penonton berebut keluar. Celakanya, pintu stadion dikunci. Penonton berusaha menjebol tembok ventilasi untuk keluar. Sebagian lainnya terinjak-injak. 

Baca juga: Arie Kriting Soal Tragedi Kanjuruhan: Siapa Sih yang Framing Seakan-akan Ini Murni Kesalahan Suporter?

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.






Kaesang Pangarep Gelar Pengajian Menjelang Nikah, Kakak Iriana Jokowi Minta Doa Kelancaran

7 jam lalu

Kaesang Pangarep Gelar Pengajian Menjelang Nikah, Kakak Iriana Jokowi Minta Doa Kelancaran

Kakak Iriana Jokowi sekaligus paman Kaesang Pangarep menjelaskan, pengajian menjelang pernikahan keponakannya hanya diikuti keluarga terdekat.


Korban Tragedi Kanjuruhan Buat Surat Pengaduan Masyarakat Terhadap Kapolri dan Kabareskrim

7 jam lalu

Korban Tragedi Kanjuruhan Buat Surat Pengaduan Masyarakat Terhadap Kapolri dan Kabareskrim

Korban Tragedi Kanjuruhan menantang Kapolri dan Kaberskrim untuk membongkar ulang konstruksi hukum penanganan perkara ini.


Usai Semaan Quran, Erina Gudono dan Keluarga Kompak Ganti Kostum Ikuti Pengajian

7 jam lalu

Usai Semaan Quran, Erina Gudono dan Keluarga Kompak Ganti Kostum Ikuti Pengajian

Perwakilan keluarga Erina Gudono, Kusnadiono mengatakan, pihaknya bersyukur tamu undangan beserta keluarga dapat berkumpul bersama.


Survei Kepuasan Pemerintahan Presiden Jokowi, Poltracking: Bidang Pendidikan dan Kesehatan Terbaik

7 jam lalu

Survei Kepuasan Pemerintahan Presiden Jokowi, Poltracking: Bidang Pendidikan dan Kesehatan Terbaik

Masyarakat paling puas terhadap kinerja pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di bidang pendidikan dan kesehatan.


Peserta Pengajian Nikah Kaesang Pangarep - Erina Gudono Semringah Dapat 2 Hampers Besar Ini

8 jam lalu

Peserta Pengajian Nikah Kaesang Pangarep - Erina Gudono Semringah Dapat 2 Hampers Besar Ini

Peserta Semaan Al-Quran dan pengajian di rumah Erina Gudono, calon istri Kaesang Pangarep semringah dan memperlihatkan bingkisan yang didapat.


Rencana Pembagian Makanan di Resepsi Pernikahan Kaesang Pangarep, Erick Thohir Minta Masyarakat Antre

9 jam lalu

Rencana Pembagian Makanan di Resepsi Pernikahan Kaesang Pangarep, Erick Thohir Minta Masyarakat Antre

Erick Thohir mengatakan, untuk jenis makanan akan ada produk makanan milik Kaesang Pangarep di antaranya Sang Pisang dan Mangkokku.


Erina Gudono Jadi Menantu Presiden, Warga Syukuran Bagi-bagi Makanan Gratis untuk Anak Jalanan

10 jam lalu

Erina Gudono Jadi Menantu Presiden, Warga Syukuran Bagi-bagi Makanan Gratis untuk Anak Jalanan

Warga di sekitar rumah Erina Gudono menggelar syukuran dengan membagi makanan gratis 1.700 porsi ke anak yatim dan anak jalanan.


Tingkat Kepuasan Terhadap Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin Terus Meningkat dalam 3 Bulan Terakhir

10 jam lalu

Tingkat Kepuasan Terhadap Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin Terus Meningkat dalam 3 Bulan Terakhir

Progam bantuan yang digelontokan pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendongkrak tingkat kepuasan publik.


Buat Tamu Betah, dari Semaan hingga Panggih Nikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono Ada Hiburan

12 jam lalu

Buat Tamu Betah, dari Semaan hingga Panggih Nikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono Ada Hiburan

Grup hadroh mendapatkan undangan dari keluarga Erina Gudono untuk menghibur tamu undangan di masa jeda semaan Al-Quran ke pengajian.


Air 7 Sumber Siraman Kaesang Pangarep - Erina Gudono Didoakan, Nanti Malam Dikirim ke Solo

16 jam lalu

Air 7 Sumber Siraman Kaesang Pangarep - Erina Gudono Didoakan, Nanti Malam Dikirim ke Solo

Air yang sudah didoakan itu sebagian digunakan Erina Gudono, sebagian lagi dikirim ke Solo untuk digunakan Kaesang Pangarep.