Chandra Liow Tunda Klarifikasi Tuduhan Eks Pacar, Berduka atas Tragedi Kanjuruhan

Reporter

Editor

Marvela

Chandra Liow. Foto: Instagram Chandra Liow.

TEMPO.CO, Jakarta - Konten kreator, Chandra Liow menunda konferensi pers untuk mengklarifikasi tuduhan dari mantan pacarnya, Indira Ayu Maharani atau Inayma. Chandra sebelumnya menjadwalkan akan menggelar konferensi pers pada Minggu, 2 Oktober 2022 pukul 20.00 WIB namun akhirnya dibatalkan karena berduka atas tragedi Kanjuruhan yang memakan ratusan korban jiwa.

"Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas tragedi kemanusiaan yang terjadi di Kanjuruhan Malang pada 1 Oktober 2022 lalu. Doa kami menyertai para keluarga korban dan saya mengajak teman-teman untuk ikut memberikan dukungan bagi saudara-saudara kita yang terdampak," tulis Chandra di Twitter pada Minggu, 2 Oktober 2022.

"Dengan tragedi yang baru saja terjadi, saya rasa menjalankan presscon bukanlah sesuatu yang ingin saya angkat atau sampaikan saat ini," tulisnya.

Chandra Liow akan Tetap Melakukan Klarifikasi

Meski ditunda, Chandra Liow akan tetap mengklarifikasi pernyataan Inayma yang menuduhnya telah melakukan kekerasan hingga mengajak mati bersama dengan mengendarai mobil berkecepatan tinggi. Chandra mengatakan akan mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi menurut versinya hari ini.

"Namun adalah tanggung jawab saya untuk tetap meluruskan tuduhan yang dilayangkan kepada saya. Tanggapan saya atas kejadian sesungguhnya akan tetap saya berikan di esok hari. Akan tetapi untuk sekarang, mari fokuskan atensi ke hal yang benar-benar membutuhkan. Rest In Peace korban-korban Kanjuruhan," tulisnya.

Chandra telah membantah melakukan kekerasan terhadap Inayma saat keduanya masih berpacaran dulu, meskipun tidak menyebut namanya. "Semua tuduhan itu TIDAK BENAR," tulisnya di Twitter pada Sabtu, 1 Oktober 2022. "Semua bukti foto, chat, dan semua yang telah dilampirkan oleh penuduh di social media, yang secara sengaja maupun tidak sengaja, mengarah kepada saya, akan saya buka dengan gamblang secara resmi."

Cerita Versi Indira Ayu Maharani

Berawal dari Indira Ayu Maharani atau Inayma mencuitkan pengalaman menerima kekerasan di akun Twitternya Jumat, 30 September 2022. Gamer perempuan itu mengungkap kekerasan yang pernah dialami hingga membuatnya trauma hingga saat ini. Ia menyebutkan tiga pengalaman kekerasan yang pernah dialaminya selama ini.

"Pengalaman abusiveku selama ini: Ayahku kasih golok ke aku dan nampar mukul nendang dari kecil, mantan pas di Melbourne bawa piso ke aku dan nampar, mantan Youtuber kemarin mau nabrakin aku make mobilnya di Antasari 110KM bilang 'kali kamu masih mau bareng yaudah kita m*ti bareng," tulis Inayma.

Inayma juga mengunggah foto bukti mobil yang diduga ditumpanginya bersama Chandra Liow. "Bukti? Ini udah jelas. Coba itung-itungan fisika aja, seberapa cepetnya di jalan sampe plat mobil belakangnya copot," tulisnya.

Ia mengunggah foto dirinya sendiri yang diduga terjadi setelah mengalami kekerasan dari mantan pacarnya. Wajah Inayma terlihat sembab dengan air mata yang menetes di pipi sambil memegang kepalanya. Tertulis foto itu diambil pada 14 Juni 2021. Hingga tengah malam, Inayma sampai mengirim pesan kepada temannya untuk meminta pertolongan. "Aku meminta bantuan! Karena aku udah dibawa kebut parah sampe nangis kejer banget. Saking kencenganya kepalaku nabrak jedag jedug euy," tulisnya.

Karena cuitan tersebut nama Chandra Liow trending di Twitter. Chandra mengaku mengalami banyak kerugian akibat pernyataan mantan pacarnya itu. "Langkah ini (konferensi pers) saya ambil dikarenakan berita yang telah tersebar secara tidak bertanggungjawab sudah berdampak kepada kehidupan pribadi dan profesional saya," tulis Chandra.

Baca juga: Chandra Liow Bantah Lakukan Kekerasan dan Ajak Mantan Pacar Bunuh Diri, Besok akan Klarifikasi

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Soal Kelanjutan Liga 1, Menpora Sebut Butuh Keselarasan Soal Keamanan Lebih Dulu

3 jam lalu

Soal Kelanjutan Liga 1, Menpora Sebut Butuh Keselarasan Soal Keamanan Lebih Dulu

Sejak tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober lalu, kompetisi sepak bola di Indonesia, termasuk Liga 1, dihentikan dan belum ada kepastian kelanjutannya.


Soal Peluang Buka Kembali Investigasi Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM: Belum Diputuskan

1 hari lalu

Soal Peluang Buka Kembali Investigasi Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM: Belum Diputuskan

Komnas HAM akan menggelar rapat komisioner bulan depan untuk menentukan apakah akan membuka kembali investigasi Tragedi Kanjuruhan atau tidak.


IPW Minta Kapolri Tak Keluarkan Izin Pertandingan Liga 1 Sebelum Ada KLB PSSI

2 hari lalu

IPW Minta Kapolri Tak Keluarkan Izin Pertandingan Liga 1 Sebelum Ada KLB PSSI

IPW berharap Kapolri patuh terhadap Peraturan Polri yang mengatur tentang sepak bola atau kompetisi Liga 1.


Berita Liga 1: Carlos Fortes Pulang Kampung dan Bhayangkara FC Terus Berlatih

4 hari lalu

Berita Liga 1: Carlos Fortes Pulang Kampung dan Bhayangkara FC Terus Berlatih

Berita Liga 1 kali ini datang dari striker PSIS Semarang, Carlos Fortes, yang pulang kampung ke Portugal.


Batal ke Surabaya, Dortmund Lelang Jersey Julian Brandt untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

4 hari lalu

Batal ke Surabaya, Dortmund Lelang Jersey Julian Brandt untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Klub sepak bola Jerman Borussia Dortmund menyumbangkan kostum nomor 19 milik bintang mereka, Julian Brandt, untuk keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.


Berita Liga 1: Persita Tangerang Tunjuk Lucas Ferreyra Jadi Pelatih Fisik Gantikan Marcos Gaonzales

6 hari lalu

Berita Liga 1: Persita Tangerang Tunjuk Lucas Ferreyra Jadi Pelatih Fisik Gantikan Marcos Gaonzales

Pelatih fisik Lucas Ferreyra telah bergabung dengan klub Liga 1, Persita Tangerang, sejak pekan lalu.


Korban Tragedi Kanjuruhan Adukan Eks Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta ke Propam

6 hari lalu

Korban Tragedi Kanjuruhan Adukan Eks Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta ke Propam

Tim Gabungan Aremania (TGA) mengadukan beberapa perwira ke Propam Polri dalam dugaan pelanggaran kode etik dalam kasus tragedi kanjuruhan


Bareskrim Polri Berjanji Terbitkan LP Korban Tragedi Kanjuruhan, Ini Pasal-pasalnya

9 hari lalu

Bareskrim Polri Berjanji Terbitkan LP Korban Tragedi Kanjuruhan, Ini Pasal-pasalnya

Bareskrim Polri Disebut Janji Terbitkan LP Korban Tragedi Kanjuruhan, Ini Pasal-pasalnya


Ayah Korban Tragedi Kanjuruhan Lampiaskan Kekesalannya di Mabes Polri

9 hari lalu

Ayah Korban Tragedi Kanjuruhan Lampiaskan Kekesalannya di Mabes Polri

Seroang pria yang putrinya menjadi korban Tragedi Kanjuruhan melampiaskan kekesalannya kepada aparat di depan Mabes Polri.


Ratusan Korban Tragedi Kanjuruhan Datangi Mabes Polri

9 hari lalu

Ratusan Korban Tragedi Kanjuruhan Datangi Mabes Polri

Ratusan Korban Tragedi Kanjuruhan mendatangi Mabes Polri untuk menagih pengusutan tuntas kasus tersebut.