Nikita Mirzani Minta Keadilan untuk Korban Dugaan Penyekapan Nindy Ayunda

Reporter

Editor

Marvela

Nikita Mirzani. Instagram/@nikitamirzanimawardi_172

TEMPO.CO, Jakarta - Nikita Mirzani menuntut keadilan untuk Sulaeman, mantan sopir yang diduga menjadi korban penyekapan oleh majikannya, Nindy Ayunda. Nikita mengunggah sebuah video seorang pria sedang merintih kesakitan yang diduga disekap oleh Nindy dan kekasihnya, Dito Mahendra.

Nikita juga mengunggah tangkapan layar sebuah judul dari sebuah portal berita yang menyatakan kalau istri Sulaeman, Rini Diana bersama kuasa hukumnya mendatangi Polres Jakarta Selatan meminta keadilan untuk suaminya. Nikita tampak geram dan mengatakan siap mengawal kasus ini hingga tuntas.

"Apa saya harus memimpin dulu demi untuk minta keadilan saudara Rini ke istana negara sekalian. Tunggu ya Rini selesai saya berobat saya temenin deh minta keadilan sampai kelobang semut pun saya temenin," tulis Nikita di Instagram pada Kamis, 8 September 2022.

Pernyataan ini disampaikan Nikita setelah menanggapi laporan Shandy Purnamasari, istri Gilang Widya Pramana atau Juragan 99 terhadap dirinya terkait dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial. Nikita juga meminta bantuan dari Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni.

"Jangan aparatur negara gercep kalau orang yang nge laporin saya mulu. Mentang-mentang ada titipan plus atensi. Coba bapak Dewan komisi 3 @ahmadsahroni88 yang terhormat, atensi itu laporan Rini yang mohon keadilan buat suami nya leman. Ga ada beda nya kasus penyekapan supir dan pembantu yang di duga di lakukan oleh nindy ayunda dan dito mahendra," tulis ibu tiga anak itu.

Nindy Ayunda, penyanyi. Instagram/@nindyparasadyharsono

Nikita menandai akun Instagram Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Divisi Humas Polri, Polda Metro Jaya, dan Polres Metro Jakarta Selatan. "Kenapa kalian bungkam atau tidak mau bersuara atas kasus penyekapan dan penganiayaan yang ada laporan nya di polres jaksel, saudara Rini dan lia memohon keadilan sudah bolak balik ke polres jaksel tapi tidak ada jawaban yang jelas selalu ngambang," tulisnya.

Nikita mempertanyakan apa karena mantan sopir Nindy Ayunda yang diduga menjadi korban penyekapan tersebut hanyalah orang biasa sehingga tidak dapat menuntut keadilan. Nikita menyebut bahwa kasus ini memiliki kesamaan dengan Ferdy Sambo yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.

"Kasus ini sama dengan kasus Ayang shambooh beda nya ga di DOR, dan yang melakukan penyekapan plus penyiksaan pun diduga oknum brimob dengan memakai Senjata Laras Panjang. Semua bukti sudah lengkap di kepolisian @polisijaksel Harus dengan cara apa lagi saudara leman dan lia mendapatkan keadilan. Apa harus mereka tidur an depan istana negara Baru bisa dapet perhatian dari kepolisian??" tulis Nikita.

Tidak sampai di situ, Nikita kemudian menyindir pengacara kondang Hotman Paris yang biasanya kerap memberikan bantuan hukum. "Mana suara nya bang @hotmanparisofficial yang katanya bela rakyat kecil. Samapi bikin posko 911. Apa karna kasus ini ga viral jadi agak males gitu bantuin nya," tulisnya.

Di akhir unggahannya, Nikita Mirzani menyinggung soal penangkapannya yang dilakukan oleh Polres Serang, Banten pada Juli lalu setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE oleh Dito Mahendra. "Dan untuk @polisijaksel Jangan mau kalah sama polisi banten Dong garcep banget mereka. Saksi belum dipanggil ga ada mediasi juga langsung main tangkep-tangkep aja ga perlu nunggu 1 tahun. 2 minggu cukup untuk bikin heboh 1 Indonesia," tulis Nikita.

Baca juga: Dilaporkan Shandy Purnamasari ke Polisi, Nikita Mirzani Ancam Lapor Balik

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.






Teddy Minahasa Dikonfrontir dengan Dody Prawiranegara Selama 22 Jam

4 hari lalu

Teddy Minahasa Dikonfrontir dengan Dody Prawiranegara Selama 22 Jam

Kuasa hukum Dody Prawiranegara mengatakan mantan Kapolres Bukittinggi itu menjalani pemeriksaan konfrontasi dengan tabah.


Hotman Paris Beberkan Kejanggalan Kasus Sabu Teddy Minahasa

5 hari lalu

Hotman Paris Beberkan Kejanggalan Kasus Sabu Teddy Minahasa

Dari hasil konfrontasi antara Teddy MInahasa dan Dody Prawiranegara hari ini terungkap ada hampir dua kilogram sabu yang diduga hilang.


Hotman Paris Bandingkan Kasus Teddy Minahasa dan Ferdy Sambo

5 hari lalu

Hotman Paris Bandingkan Kasus Teddy Minahasa dan Ferdy Sambo

Hotman Paris mengatakan Dody Prawiranegara tidak bisa berdalih perintah atasan dalam perkara sabu yang melibatkan Teddy MInahasa itu.


Bareskrim Polri Ungkap Kasus Website Palsu Formula E dan Perubahan Tarif Transfer BRI

5 hari lalu

Bareskrim Polri Ungkap Kasus Website Palsu Formula E dan Perubahan Tarif Transfer BRI

Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus manipulasi data website palsu Formula E dan perubahan tarif transfer BRI.


Konfrontasi Teddy Minahasa Vs Dody Prawiranegara Perdebatkan Selisih Sabu yang Hilang

5 hari lalu

Konfrontasi Teddy Minahasa Vs Dody Prawiranegara Perdebatkan Selisih Sabu yang Hilang

Hotman Paris mengatakan Teddy Minahasa curiga kalau selisih narkoba jenis sabu tersebut yang beredar tanpa sepengetahuannya.


Irjen Teddy MInahasa Vs AKBP Dody Prawiranegara Dikonfrontasi, Hotman: Mantan Bos dan Anak Buah, tapi...

5 hari lalu

Irjen Teddy MInahasa Vs AKBP Dody Prawiranegara Dikonfrontasi, Hotman: Mantan Bos dan Anak Buah, tapi...

Hotman Paris mengatakan pemeriksaan canggung karena Teddy Minahasa adalah mantan Kapolda Sumatera Barat, atasan AKBP Dody Prawiranegara.


Pemeriksaan Konfrontasi Teddy Minahasa Vs Dody Prawiranegara Cs Digelar Hari Ini

5 hari lalu

Pemeriksaan Konfrontasi Teddy Minahasa Vs Dody Prawiranegara Cs Digelar Hari Ini

Pemeriksaan konfrontasi tersangka perkara sabu Teddy Minahasa Vs Dody Prawiranegara Cs semula dijadwalkan pada Senin lalu.


Dody Prawiranegara Sakit, Konfrontasi dengan Teddy Minahasa Diundur Besok

6 hari lalu

Dody Prawiranegara Sakit, Konfrontasi dengan Teddy Minahasa Diundur Besok

Kuasa hukum mendapat informasi bahwa AKBP Dody Prawiranegara kurang sehat sejak Sabtu, 19 November 2022.


Top 3 Metro: Pengacara Pintar Teddy Minahasa, Dana Hibah NU DKI Cuma Rp 4 Miliar Usulan Era Anies

6 hari lalu

Top 3 Metro: Pengacara Pintar Teddy Minahasa, Dana Hibah NU DKI Cuma Rp 4 Miliar Usulan Era Anies

Pengacara Teddy Minahasa, Hotman Paris minta pejabat yang hadir saat konferensi pers dan pemusnahan barang bukti narkoba diperiksa.


Rencana Konfrontasi Teddy Minahasa Vs Dody Prawiranegara di Kasus Narkoba Ditunda

7 hari lalu

Rencana Konfrontasi Teddy Minahasa Vs Dody Prawiranegara di Kasus Narkoba Ditunda

Penyidik Polda Metro rencananya akan mengkonfrontasi keterangan Teddy Minahasa dengan Dody Prawiranegara dengan tersangka lainnya.