Hati Angelina Jolie untuk Perempuan-perempuan Afghanistan

Duta besar UNHCR, Angelina Jolie, bertemu pengungsian bersama putranya di kamp Tamil Mill Bus, Kabul, Afghanistan, Februari 2011. Jason Tanner/UNHCR via Getty Images

TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Hollywood Angelina Jolie menerima surat yang menceritakan penderitaan perempuan Afghanistan dan pencabutan hak mereka setelah Taliban menguasai negara itu. Ia membagikan surat tersebut pada debut pertama kalinya Instagram, mengatakan prihatin sekaligus mendesak para pengikutnya untuk memperjuangkan wanita Afghanistan mendapatkan hak asasi manusia mereka. 

“Saat ini, orang-orang Afghanistan kehilangan kemampuan mereka untuk berkomunikasi di media sosial dan mengekspresikan diri mereka secara bebas. Jadi saya datang ke Instagram untuk berbagi cerita dan suara mereka di seluruh dunia yang berjuang untuk hak kemanusiaan dasar mereka,” tulis Jolie seperti yang dikutip dalam laman timesofindia. 

Dalam esainya, pemenang Academy Award itu memaparkan penarikan militer Amerika Serikat (AS) setahun yang lalu menjadi sejarah runtuhnya pemerintah Afghanistan. Ada laporan perempuan dipukuli di jalanan atau diambil dari rumah mereka pada malam hari dan disiksa, serta penjara negara dipenuhi dengan tahanan politik perempuan. Gadis-gadis diculik untuk menikah paksa dengan para pemimpin Taliban. 

Lindungi HAM Perempuan 

Angelina Jolie mengimbau para pemimpin untuk “tidak membuat konsesi diplomatik lebih lanjut,  dengan mengorbankan perempuan dan sebaliknya harus mencari cara untuk mendukung mereka. Menyerukan kepada AS dan negara-negara lain yang berjuang di sampingnya di Timur Tengah, mendukung perempuan Afghanistan dan memveto setiap kesepakatan damai yang tidak melindungi hak-hak mereka. 

Sebagai utusan khusus, Angelina Jolie dalam shethepeple menyumbangkan $ 1 juta kepada Komisaris Tinggi PBB untuk pengungsi, ini menjadi sumbangan terbesar yang pernah ada untuk organisasi oleh satu individu. Ketua Kemitraan Pendidikan untuk Anak-anak Konflik ini juga berbicara kepada badan internasional di New York, mengusulkan memastikan perempuan dan inklusi mereka dalam pembicaraan damai Afghanistan.

“Perempuan harus memiliki peran kepemimpinan selama pengembangan dan pelaksanaan setiap kesepakatan dan berkonsultasi mengenai semua aspek masa depan negara - bukan hanya ‘masalah perempuan. Tidak akan ada stabilitas apabila kesepakatan perdamaian mengantarkan era baru ketidakadilan dan penindasan terhadap perempuan,” katanya.

Sebelumnya, Angelina Jolie telah mendanai sekolah dan fasilitas asrama untuk anak perempuan di permukiman Afghanistan Timur. Ia menyatakan akan mengunjungi Afghanistan bersama putri-putrinya dan melihat para perempuan Afghanistan di sana bebas menentukan masa depan sendiri.

Saat invasi Rusia, Angelina Jolie pun menyambangi korban perang di Ukraina sebagai bentuk kepedulian khususnya kepada anak-anak dan perempuan yang merasakan dampak perang tersebut.

BALQIS PRIMASARI 

Baca: Angelina Jolie Bertemu Korban Perang Ukraina, Kunjungannya Terhenti Karena Ini

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Kemlu: Indonesia Belum Mengakui Pemerintah Taliban Afghanistan

2 jam lalu

Kemlu: Indonesia Belum Mengakui Pemerintah Taliban Afghanistan

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan posisi Indonesia belum mengakui Pemerintahan Taliban di Afghanistan.


Daftar 40 Tautan Twibbon Hari AIDS Sedunia dan Cara Download

22 jam lalu

Daftar 40 Tautan Twibbon Hari AIDS Sedunia dan Cara Download

Twibbon Hari AIDS Sedunia yang telah dibuat bisa Anda bagikan melalui media sosial.


PBB Upayakan Ekspor Amonia dari Rusia ke Ukraina Dibuka Lagi

1 hari lalu

PBB Upayakan Ekspor Amonia dari Rusia ke Ukraina Dibuka Lagi

Amonia adalah bahan utama untuk pupuk nitrat. PBB sedang mengupayakan agar ekspor ammonia berjalan lagi.


PBB Umumkan Dana Bantuan Kemanusiaan Naik 25 Persen

1 hari lalu

PBB Umumkan Dana Bantuan Kemanusiaan Naik 25 Persen

PBB akan meminta kenaikan dana operasional bantuan kemanusiaan secara global sebanyak 25 persen mulai 2023.


Relawan Moeldoko Blusukan Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

1 hari lalu

Relawan Moeldoko Blusukan Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Aksi blusukan relawan Moeldoko ini dimulai pada Senin, 28 November 2022


Taliban Pakistan Mengklaim Bom Bunuh Diri yang Tewaskan 3 Orang

2 hari lalu

Taliban Pakistan Mengklaim Bom Bunuh Diri yang Tewaskan 3 Orang

Taliban Pakistan- dikenal sebagai Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) -mengaku bertanggung jawab atas ledakan bom bunuh diri di Pakistan barat


Bom Bunuh Diri di Pakistan Menargetkan Polisi, 3 Tewas dan 28 Luka-luka

2 hari lalu

Bom Bunuh Diri di Pakistan Menargetkan Polisi, 3 Tewas dan 28 Luka-luka

Bom bunuh diri telah terjadi di kota Quetta, Pakistan, di mana pelaku mengincar aparat kepolisian. Taliban mengklaim bertanggung jawab.


Tentara Israel Bunuh 5 Warga Palestina dalam Serangkaian Bentrokan di Tepi Barat

2 hari lalu

Tentara Israel Bunuh 5 Warga Palestina dalam Serangkaian Bentrokan di Tepi Barat

Bentrokan antara pasukan Israel dan warga Palestina sepanjang Selasa, 29 November 2022, menewaskan lima warga Palestina.


Amerika Serikat Desak Iran Keluar dari Dewan Hak Perempuan PBB

2 hari lalu

Amerika Serikat Desak Iran Keluar dari Dewan Hak Perempuan PBB

Masa depan Iran di badan kesetaraan dan pemberdayaan perempuan PBB akan ditentukan pada pertengahan Desember mendatang.


29 November: Hari Solidaritas Internasional Bersama Masyarakat Palestina, Ini Latar Belakangnya

2 hari lalu

29 November: Hari Solidaritas Internasional Bersama Masyarakat Palestina, Ini Latar Belakangnya

Hari ini, 29 November, dunia memperingatinya sebagai Hari Solidaritas Internasional Bersama Masyarakat Palestina. Begini latar belakangnya.