Inul Daratista Ungkap Kondisi Bisnis Karaoke, Minta Luhut Kabulkan Permintaannya

Reporter

Editor

Marvela

Inul Daratista. Instagram.

TEMPO.CO, JakartaPenyanyi dangdut, Inul Daratista mengungkapkan keresahannya mengenai kebijakan jam operasional bisnis karaoke yang sampai saat ini masih dibatasi. Inul sampai memohon kepada Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan untuk mengembalikan aturan jam malam bisnis karaoke seperti semula.

Hal ini diungkapkan Inul bertepatan dengan dikeluarkannya kebijakan pemerintah soal penghapusan kewajiban tes PCR atau antigen untuk pelaku perjalanan domestik. Sebagai masyarakat, Inul mengaku bersyukur dan senang mendengar kabar tersebut. Namun sebagai pelaku bisnis karaoke, Inul masih belum dapat bernapas lega.

"Bapak Luhut yang saya Hormati, kalo boleh saya sebagai rakyat jelata masih ada jeritan hati mewakili para pengusaha Karaoke Keluarga sehat INUL VIZTA dkk. Berharap juga agar Izin Operasional di kembalikan lagi di jam semula kalo boleh tutupnya jam 12 malam," tulis Inul di Instagram pada Senin, 7 Maret 2022.

Istri Adam Suseno ini sangat berterima kasih kepada pemerintah karena telah memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk membuka bisnisnya kembali di masa pandemi Covid-19. Namun Inul mengaku omzetnya tidak maksimal karena jam operasional yang dibatasi hanya sampai pukul 21.00 WIB. Di sisi lain, ia harus membayar sewa tempat yang terus berjalan dan gaji para karyawan.

"Karena keadaan omzet yang tidak max sedangkan sewa tempat jalan terus. Bahkan sekarang tenant diberi pilihan yang tidak bisa menolak… sewa mall banyak kebijakan baru untuk pembayarannya dll. Karyawan yang sudah saya rekrut kembali tidak mungkin saya PHK lagi, kasihan priuk mereka dan keluarga. Saya tetap harus bayar gaji," tulis Inul yang telah membangun bisnis karaoke selama 17 tahun ini.

Penyanyi 43 tahun ini memang mengaku pendapatan yang didapat sekarang cukup untuk membayar sewa dan gaji karyawan. Inul berharap dengan dengan dicabutnya aturan jam operasional hingga pukul 21.00 WIB, dapat memulihkan kembali keuangan perusahaan sehingga dapat membayar gaji karyawan dengan penuh, tidak seperti saat ini yang masih dipotong.

"Saya melihat tempat hiburan baru cukup kuat ya hiks, mereka bisa tutup sampai malam, kami karaoke keluarga sangat patuh aturan dan disiplin, takut mau nekat. Bahkan kami sesama pengusaha karaoke, teman-teman saya yang lain pada gulung tikar kasihan," tulisnya.

Di akhir unggahan, Inul Daratista sekali lagi memohon kepada Luhut agar dapat mempertimbangkan permintaannya sebagai perwakilan dari pengusaha karaoke keluarga. "Yang saya Hormati Bapakku @luhut.pandjaitan. Mohon peraturan tutup jam 21.00 di balikin normal kayak dulu ya pak, biar bisa berjuang dan bernapas tidak sesak lagi, untuk tetap buka dan karyawan pada kerja tanpa harus potong gaji. Semoga suara saya di dengar ya pak, alangkah bahagianya jika ini bisa jadi perhatian khusus semoga, sehat selalu nggih Bapak Luhut," tulisnya.

Baca juga: 17 Tahun Bangun Bisnis Karaoke, Inul Daratista Manfaatkan Peluang Sebaik Mungkin

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Luhut dan Sandiaga Buka Suara Soal Kenaikan Harga Tiket Masuk Candi Borobudur, Berapa Angkanya?

56 menit lalu

Luhut dan Sandiaga Buka Suara Soal Kenaikan Harga Tiket Masuk Candi Borobudur, Berapa Angkanya?

Luhut Binsar Pandjaitan buka suara soal kelanjutan rencana pemerintah untuk menaikan harga tiket masuk Candi Borobudur.


Insentif Kendaraan Listrik Usai Dibahas, Luhut: Harus Diumumkan Bulan Ini

3 jam lalu

Insentif Kendaraan Listrik Usai Dibahas, Luhut: Harus Diumumkan Bulan Ini

Menko Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan telah selesai melakukan rapat koordinasi dengan kementerian terkait besaran insentif kendaraan listrik.


Luhut Soal Penimbunan Minyakita: Kalau Ada yang Bermain-main, Kami Akan Tutup

14 jam lalu

Luhut Soal Penimbunan Minyakita: Kalau Ada yang Bermain-main, Kami Akan Tutup

Luhut tegas menanggapi soal temuan indikasi penimbunan 515 ton stok Minyakita di gudang milik PT Bina Karya Prima (BKP). Apa perintahnya?


Pesan Luhut ke Pengusaha: Mulai Risetlah Bikin Plastik yang Tak Bisa Tenggelam

14 jam lalu

Pesan Luhut ke Pengusaha: Mulai Risetlah Bikin Plastik yang Tak Bisa Tenggelam

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan berencana mendorong perusahaan yang memproduksi kemasan plastik agar tidak sembarangan.


Luhut: Insentif Kendaraan Listrik Harus Diumumkan Bulan Ini

15 jam lalu

Luhut: Insentif Kendaraan Listrik Harus Diumumkan Bulan Ini

Menteri Luhut buka suara ihwal kelanjutan rencana pemerintah memberikan insentif untuk pembelian kendaraan listrik.


Terkini: F1 Powerboat Bisa Ditonton Bareng Kerbau dan Sapi, Presiden Jokowi Panggil Teten

15 jam lalu

Terkini: F1 Powerboat Bisa Ditonton Bareng Kerbau dan Sapi, Presiden Jokowi Panggil Teten

Staf Khusus Menteri BUMN menyebut event F1 Powerboat di Danau Toba, Sumatera Utara, akan menjadi tontonan rakyat., bisa nonton bareng kerbau dan sapi.


Coca Cola Investasi Rp 556 Miliar Bangun Fasilitas Daur Ulang Sampah Plastik

19 jam lalu

Coca Cola Investasi Rp 556 Miliar Bangun Fasilitas Daur Ulang Sampah Plastik

PT Coca Cola Europasific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) berinvestasi Rp 556 miliar membangun fasilitas daur ulang sampah plastik


Targetkan 70 Persen Sampah Plastik Hilang dari Laut pada 2025, Luhut: Saat ini Sudah 35,5 Persen

20 jam lalu

Targetkan 70 Persen Sampah Plastik Hilang dari Laut pada 2025, Luhut: Saat ini Sudah 35,5 Persen

Menteri Luhut menargetkan 70 persen sampah plastik sudah hilang dari laut Indonesia pada 2025.


Luhut Minta Industri Tambah Pasokan Minyak Goreng ke Pasar Domestik 50 Persen

1 hari lalu

Luhut Minta Industri Tambah Pasokan Minyak Goreng ke Pasar Domestik 50 Persen

Luhut menyatakan pemerintah akan meningkatkan kewajiban pasokan domestic market obligation (DMO) minyak goreng di dalam negeri sebanyak 50 persen.


Soal Ekosistem Kendaraan Listrik, Anggota DPR Minta Pemerintah Realistis

2 hari lalu

Soal Ekosistem Kendaraan Listrik, Anggota DPR Minta Pemerintah Realistis

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno meminta pemerintah realistis dengan target pembentukan ekosistem kendaraan listrik atau EV di Indonesia.