Garin Nugroho Mencari Pemeran Ismail Marzuki untuk Serial Musikal

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Poster Drama Musikal Mentjari Bang Maing dan Djoewita. Dok. Indonesia Kaya

TEMPO.CO, Jakarta - Sutradara Garin Nugroho mencari aktor dan aktris yang akan memerankan tokoh Ismail Marzuki dan Djoewita dalam sebuah serial musikal. Audisi Mentjari Bang Maing dan Djoewita ini  berlangsung secara virtual hingga 13 Maret 2022.

Bagi anak muda yang ingin mengikuti audisi Mentjari Bang Maing dan Djoewita, Garin Nugroho menyarankan agar meriset dulu seperti apa perjalanan hidup Ismail Marzuki. "Baca buku-buku referensinya," kata Garin dalam konferensi pers virtual Mentjari Bang Maing dan Djoewita pada Kamis, 17 Februari 2022.

Ismail Marzuki adalah seorang komponis besar Indonesia yang lahir pada 11 Mei 1914. Namanya diabadikan menjadi sentra kesenian di Jakarta, yaitu Taman Ismail Marzuki di Cikini, Jakarta Pusat. Pemerintah menetapkan putra Betawi yang dikenal dengan sebutan Bang Maing ini sebagai pahlawan nasional pada 2004.

Garin Nugroho menjelaskan, Ismail Marzuki melewati tiga zaman bersejarah untuk bangsa Indonesia. Mulai dari era penjajahan Belanda, kemudian Jepang, masa kemerdakaan, hingga periode pasca-kemerdekaan. Dia tinggal di Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, yang pada masa itu menjadi pusat pergerakan politik. "Bagaimana mimpinya tentang kemerdekaan dan tentang dirinya sebagai komponis. Dari situ akan menemukan karakter seorang Ismail Marzuki sekaligus romantismenya," kata Garin Nugroho.

Penulis buku "Seabad Ismail Marzuki: Senandung Melintas Zaman", Ninok Leksono mengatakan, pada masa kecil, Ismail Marzuki sering bermain di Sungai Ciliwung. Dia pernah bekerja di perusahaan piringan hitam dan berkeliling kota untuk menawarkan piringan hitam itu. "Dia tampil necis. Selalu pakai dasi, kecuali saat mandi," kata Ninok.

(searah jarum jam) Program Director Indonesia Kaya Renitasari Adrian, Eksekutif Produser Garin Nugroho, penulis naskah drama musikal "Mentjari Bang Maing dan Djoewita" Chriskevin Adefrid, dan penulis buku Ninok Laksono. Dok. Indonesia Kaya

Garin Nugroho optimistis banyak yang akan mengikuti audisi Mentjari Bang Maing dan Djoewita karena pada dasarnya masyarakat Indonesia suka menyanyi, menari, dan berakting. "Buktinya di media sosial, Instagram, TikTok, banyak orang melakukannya," kata dia.

Drama musikal ini adalah kerja sama Indonesia Kaya dengan Garin Nugroho dan kelompok Teater Musikal Nusantara atau Teman. Program Director Indonesia Kaya, Renitasari Adrian mengatakan, Mentjari Bang Maing dan Djoewita ini merupakan rangkaian program online untuk menyaring seniman muda berbakat Indonesia.

Peserta yang memiliki kemampuan akting, vokal, tari, dan bermain instrumen musik (tidak wajib) yang telah mengikuti program ini akan berkesempatan menjadi bagian dari drama musikal terbaru. Karya yang diangkat dari kisah hidup Ismail Marzuki ini rencananya diproduksi pada pertengahan 2022.

"Kami kembali mencari bakat-bakat baru generasi muda Indonesia untuk terlibat dalam serial musikal demi regenerasi seni pertunjukan Indonesia," kata Renitasari Adrian. Audisi online ini bisa diikuti oleh laki-laki dan perempuan berusia 18 tahun ke atas. Mereka wajib mengisi formulir pendaftaran melalui situs resmi Indonesia Kaya kemudian merekam video audisi.

Untuk peserta laki-laki, video audisi yang harus dibuat, yakni video vokal dan koreografi "Payung Fantasi", vokal "Dari Mana Datangnya Asmara", dan bermain musik "Sepasang Mata Bola" (tidak wajib). Sementara peserta perempuan dapat merekam dua video audisi, yaitu video vokal dan koreografi "Juwita Malam" dan vokal "Dari Mana Datangnya Asmara". Para peserta dapat menyimak format dan contoh audisi di YouTube IndonesiaKaya kemudian mengunggah video audisi ke YouTube atau GDrive.

Baca juga:
Transfer Ilmu 3 Generasi Penari: Didik Nini Thowok, Eko Supriyanto, Ufa Sofura

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






KPPU Sebut Jakpro Bantah Dugaan Persekongkolan Tender Proyek Revitalisasi TIM Tahap III

6 hari lalu

KPPU Sebut Jakpro Bantah Dugaan Persekongkolan Tender Proyek Revitalisasi TIM Tahap III

KPPU mengatakan para terlapor, termasuk PT Jakpro menolak soal dugaan persengkokolan tender proyek revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) Tahap III.


JakPro Buka Suara soal Kasus Dugaan Persekongkolan dalam Proyek Revitalisasi TIM

8 hari lalu

JakPro Buka Suara soal Kasus Dugaan Persekongkolan dalam Proyek Revitalisasi TIM

Komisi Pengawas Peraingan Usaha (KPPU) tengah mengusut dugaan persekongkolan dalam tender proyek revitalisasi TIM yang melibatkan PT Jakpro


KPPU Gelar Sidang Perdana Dugaan Persekongkolan Tender Revitalisasi TIM

22 hari lalu

KPPU Gelar Sidang Perdana Dugaan Persekongkolan Tender Revitalisasi TIM

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menggelar kasus dugaan persekongkolan tender revitalisasi Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (TIM)


Marak Pencurian Helm di TIM, Pengelola Bakal Siapkan Tempat Penitipan

33 hari lalu

Marak Pencurian Helm di TIM, Pengelola Bakal Siapkan Tempat Penitipan

Viral sebuah video pengakuan salah satu warganet yang mengaku kehilangan helm saat mengunjungi Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta


Ridwan Saidi Dimakamkan di TPU Karet Bivak, Satu Area dengan Benyamin Sueb, Fatmawati dan Chairil Anwar

45 hari lalu

Ridwan Saidi Dimakamkan di TPU Karet Bivak, Satu Area dengan Benyamin Sueb, Fatmawati dan Chairil Anwar

Budayawan Betawi Ridwan Saidi dimakamkan di TPU Karet Bivak. Satu area makam tokoh lainnya seperti Benyamin Sueb, Fatmawati, dan Chairil Anwar.


Police Art Festival, Wadah Polri Berikan Seniman Ruang Kritik

52 hari lalu

Police Art Festival, Wadah Polri Berikan Seniman Ruang Kritik

Polri berupaya menggelar event untuk masyarakat yang adil dan ramah kepada disabilitas.


Teater Musikal Cek Toko Sebelah Undang Tangis, Tawa Hingga Decak Kagum Penonton

55 hari lalu

Teater Musikal Cek Toko Sebelah Undang Tangis, Tawa Hingga Decak Kagum Penonton

Setelah sukses di layar lebar dan series, kini Cek Toko Sebelah hadir dalam medium baru yaitu panggung teater musikal


DKJ Gelar Festival Tari JICON 2022 di Taman Ismail Marzuki

57 hari lalu

DKJ Gelar Festival Tari JICON 2022 di Taman Ismail Marzuki

Expanded Choreography adalah usaha melakukan perluasan koreografi, yang salah satunya juga menghubungkan karya dan penonton yang lebih cair, perluasan ruang dan tubuh, dan seterusnya, untuk sebuah gagasan kota yang lebih inklusif dan beragam


Jelajah Seru di Taman Ismail Marzuki

30 November 2022

Jelajah Seru di Taman Ismail Marzuki

Ada empat aktivitas seru yang bisa Anda lakukan selama berada di TIM.


Indonesia Kita Pentaskan "Orang-Orang Berbahaya" di TIM, Ini Harga Tiketnya

15 November 2022

Indonesia Kita Pentaskan "Orang-Orang Berbahaya" di TIM, Ini Harga Tiketnya

Untuk pertama kalinya dua sosok kreatif di dalam Indonesia Kita, Butet Kartaredjasa dan Agus Noor, menyuguhkan cerita bergaya baru