Happy Salma Bermain di Layar Depan dan Belakang PertunjukanTeater

Reporter

Aktris Happy Salma saat ditemui dalam konferensi pers pementasan teater 'Bunga Penutup Abad' di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, 31 Oktober 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Jero Happy Salma Wanasari atau yang lebih populer dengan nama Happy Salma merupakan artis multitalenta. Perempuan kelahiran 4 Januari 1980 ini memulai karir di dunia hiburan sejak 1998. Saat ini, Happy Salma lintas profesi, dengan menjadi seorang produser pertunjukkan teater dan pengusaha perhiasan, selain tetap berlakon di beberapa film.

Awal karirnya dimulai dengan mendalami dunia peran sebagai aktris yang memerankan banyak judul sinetron. Di tengah kesibukan membintangi puluhan sinetron, Happy Salma justru menemukan ketertarikannya, yakni dunia sastra. Happy Salma sangat serius menggeluti dunia sastra, ditandai dengan keberhasilannya menorehkan banyak karya. Beberapa judul buku yang berhasil ditulis dan diterbitkannya antara lain dua buku kumpulan cerpen berjudul Pulang (2006) dan Telaga Fatamorgana (2008)

Selain itu, Happy Salma juga sempat berkolaborasi dengan beberapa penulis menghasilkan karya, mulai dari cerita pendek (cerpen) hingga novel. Hasil karya kolaborasinya menulis cerpen antara lain, Titian: Antologi Cerita Pendek Kerakyatan (2008), Lobakan: Antologi Cerita Pendek (2009), 24 Sauh Kolaborasi Cerpen (2009), dan Dari Murai Ke Sangkar Emas (2009).

Selain cerpen, Happy juga menulis novel kolaborasi bersama Pidi Baiq, berjudul Hanya Salju dan Pisau Batu (2010). Pada 2015, Happy Salma menulis dan menerbitkan buku biografi kreatif Desak Nyoman Suarti “The Warrior Daughter”.

Tidak berpuas diri, Happy Salma juga menggeluti dunia seni teater. Penampilan pertamanya dalam teater dimulai pada 2007 dengan membintangi pentas ‘Nyai Ontosoroh’ sebagai Nyai Ontosoroh. Dua tahun kemudian, tepatnya pada 2009, Happy Salma ikutserta mementaskan teater monolog bertajuk “Ronggeng Dukuh Paruk”. Penampilan tersebut dipentaskan di beberapa tempat, mulai dari Amsterdam, Swiss, dan Taman Ismail Marzuki.

Tak hanya itu, Happy Salma juga terlibat dalam pentas teater lainnya, diantaranya  “Jabang Tetuko” (2011), “Java War “Opera Diponegoro” (2011), “Monolog Inggit” (2011 – 2014), “Roro Mendut” (2012), “#3Perempuanku, Bukan Bunga Bukan Lelaki” (2015).  Happy Salma kerap berperan sebagai Nyai Ontosoroh antara lain bertajuk “Bunga Penutup Abad” (2016 – 2017).

Kecintaannya dengan dunia teater dan sastra akhirnya mendorong Happy Salma mendirikan Yayasan Seni dan Budaya Titi Mangsa (Titimangsa Fondation). Yayasan ini memproduksi pentas besar, salah satunya pada 2019 berhasil mementaskan ‘Nyanyi Sunyi Revolusi” dan “Cinta Tak Pernah Sederhana”. Ia pun berperan di film Ali & Ratu Ratu Queens bersama Iqbaal Ramadhan dan Nirina Zubir.

NAOMY A. NUGRAHENI 

Baca: Siasat Happy Salma Berteater di Masa Pandemi






Lakon Orang-orang Berbahaya, Refleksi Kebobrokan Penguasa Menjelang Tahun Politik

11 hari lalu

Lakon Orang-orang Berbahaya, Refleksi Kebobrokan Penguasa Menjelang Tahun Politik

Butet Kartaredjasa, Cak Lontong, hingga Akbar tampil dalam lakon Orang-orang Berbahaya yang dipersiapkan untuk menghadapi tahun politik 2024.


Rent, Drama Musikal Pertunjukan Broadway akan Ditampilkan di Jakarta

14 hari lalu

Rent, Drama Musikal Pertunjukan Broadway akan Ditampilkan di Jakarta

Drama musikal Rent berkisah tentang sekelompok seniman muda yang bertahan hidup dari kondisi kemiskinan dan bayang-bayang penyakit HIV/AIDS.


Iqbaal Ramadhan Hadiri Premiere Film Glass Onion: A Knives Out Mystery di LA

15 hari lalu

Iqbaal Ramadhan Hadiri Premiere Film Glass Onion: A Knives Out Mystery di LA

Iqbaal Ramadhan menjadi satu-satunya tamu yang mewakili Asia Pasifik di world premiere film Glass Onion: A Knives Out Mystery.


Indonesia Kita Pentaskan "Orang-Orang Berbahaya" di TIM, Ini Harga Tiketnya

17 hari lalu

Indonesia Kita Pentaskan "Orang-Orang Berbahaya" di TIM, Ini Harga Tiketnya

Untuk pertama kalinya dua sosok kreatif di dalam Indonesia Kita, Butet Kartaredjasa dan Agus Noor, menyuguhkan cerita bergaya baru


Protes Kematian Mahsa Amini, Aktris Papan Atas Iran Taraneh Alidoosti Lepas Jilbab

21 hari lalu

Protes Kematian Mahsa Amini, Aktris Papan Atas Iran Taraneh Alidoosti Lepas Jilbab

Aktris papan atas asal Iran Taraneh Alidoosti memperlihatkan dukungan atas unjuk rasa buntut dari kematian Mahsa Amini dengan melepas jilbab.


Agensi Akui Kim Sae Ron Kerja Paruh Waktu di Kafe karena Kesulitan Keuangan

25 hari lalu

Agensi Akui Kim Sae Ron Kerja Paruh Waktu di Kafe karena Kesulitan Keuangan

Kim Sae Ron bekerja paruh waktu untuk menutupi sejumlah besar kompensasi, uang penyelesaian, dan hukuman iklan yang harus dia tanggung.


Teater Satu Lampung Tampil di JILF 2022, Penonton Pikirkan Nasib Pelaku Tradisi Saat Ini

38 hari lalu

Teater Satu Lampung Tampil di JILF 2022, Penonton Pikirkan Nasib Pelaku Tradisi Saat Ini

Sang sutradara Iswadi Pratama mengungkapkan bahwa pertunjukan kali ini memang ditampilkan khusus untuk gelaran JILF 2022.


Anak Jadi Alasan Anne Hathaway Selektif Pilih Proyek Film

44 hari lalu

Anak Jadi Alasan Anne Hathaway Selektif Pilih Proyek Film

Anne Hathaway mengatakan anak-anaknyalah yang menjadikan dia sangat pemilih dan melakukan yang terbaik untuk proyek filmnya.


Putar Film Before, Now & Then (Nana) di Bandung, Penonton Datang Berkebaya

44 hari lalu

Putar Film Before, Now & Then (Nana) di Bandung, Penonton Datang Berkebaya

Kini film Before, Now & Then (Nana) telah diputar lebih dari 20 negara dan 50 festival dan bulan depan akan tayang di bioskop di Korea Selatan.


Pertunjukan ke-225 Teater Koma, Suguhkan Cerita Roro Jonggrang Versi Kekinian

48 hari lalu

Pertunjukan ke-225 Teater Koma, Suguhkan Cerita Roro Jonggrang Versi Kekinian

Pertunjukan lakon Roro Jonggrang dari Teater Koma ini berlangsung selama 3 hari di Graha Bhakti Budaya Pusat Kesenian Jakarta dan menjadi ajang reuni.