Brian May Gitaris Queen Positif Covid-19

Reporter

Editor

Marvela

Aksi gitaris Queen, Brian May dalam Global Citizen Festival 2019 di New York, AS, 28 September 2019. REUTERS/Eduardo Munoz

TEMPO.CO, JakartaGitaris utama grup band Queen, Brian May dinyatakan positif Covid-19. May membagikan berita tersebut melalui halaman Instagramnya pada Sabtu, 18 Desember 2021.

"Yep. Hari ini yang mengejutkan akhirnya datang untukku. Garis merah ganda yang ditakuti. Dan ya, tolong jangan bersimpati, beberapa hari ini benar-benar mengerikan, tapi saya baik-baik saya," kata May, dikutip dari Variety.

Brian May mengingatkan pengikutnya untuk tetap waspada. "Dan saya akan menceritakan kisahnya. HARAP berhati-hati di luar sana, orang-orang baik. Virus ini sangat menular. Anda benar-benar TIDAK ingin itu mengacaukan Natal ANDA. Dengan cinta -Bri," tulisnya. Ia juga mengunggah foto hasil tesnya.

Berita itu muncul ketika jumlah kasus Covid-19 terus melonjak. Varian Omicron terus mendorong bebas kasus Covid-19 harian ke rekor pandemi baru. Pada Kamis, 16 Desember 2021 di Inggris, lebih dari 88.376 kasus virus corona dikonfirmasi, dengan lebih dari 11 ribu kasus Omicron diidentifikasi.

Namun tanpa panduan resmi pemerintah yang meminta bisnis tutup, bioskop dan teater langsung tetap buka dan seperti yang terjadi di sebagian besar pandemi, produksi film dan acara televisi juga berlanjut di bawah protokol kesehatan keamanan Covid-19.

May mendirikan Queen bersama vokalis Freddie Mercury dan drummer Roger Taylor, dan membantu menulis beberapa lagu mereka yang ikonis termasuk We Will Rock You, Hammer to Fall, Who Wants to Live Forever, I Want It All, dan The Show Must Go On.

Queen telah ditemukan kembali oleh generasi muda penggemar sebagian berkat Bohemian Rhapsody, film biografi Mercury tahun 2019 yang menjadi sensasi box office dan memenangkan Oscar untuk penampilan utama Rami Malek.

Baca juga: Hari ini, 74 Tahun Usia Brian May Gitaris Queen yang Bergelar PhD Astrofisika

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






Produksi Mazda di Jepang Diklaim Aman Meski Ada Penguncian Covid-19 di Cina

7 jam lalu

Produksi Mazda di Jepang Diklaim Aman Meski Ada Penguncian Covid-19 di Cina

Mazda mengklaim telah memiliki persediaan suku cadang yang cukup dalam beberapa bulan ke depan.


Saat Pejabat China Diam Tercengang Ditanya Protes Covid-19

9 jam lalu

Saat Pejabat China Diam Tercengang Ditanya Protes Covid-19

Pejabat China tercengang saat ditanya oleh wartawan mengenai protes mandat ketat nol-Covid di negara itu.


China Semangat Lockdown, Dampaknya dari Demonstrasi sampai 20 Ribu Buruh Mundur

11 jam lalu

China Semangat Lockdown, Dampaknya dari Demonstrasi sampai 20 Ribu Buruh Mundur

Pemerintah China semakin banyak memberlakukan lockdown di kota-kota karena antisipasi penyebaran Covid-19. Protes anti-lockdown terus berlangsung.


Studi: Subvarian Omicron BA.2 Berlipat Ganda Lebih Cepat di Sel Otak

13 jam lalu

Studi: Subvarian Omicron BA.2 Berlipat Ganda Lebih Cepat di Sel Otak

Para peneliti mengatakan bahwa subvarian Omicron BA.2 memicu tingkat kematian sel terprogram yang jauh lebih tinggi setelah infeksi sel otak.


Aktivitas Pabrik di Cina Terkontraksi karena Aturan Covid-19

15 jam lalu

Aktivitas Pabrik di Cina Terkontraksi karena Aturan Covid-19

Aktivitas pabrik di Cina terkontraksi lebih cepat pada November 2022 buntut dari pembatasan aktivitas karena penyebaran Covid-19


Warga Cina yang Ikut Unjuk Rasa Menolak Aturan Covid-19 Mulai Diburu Polisi

20 jam lalu

Warga Cina yang Ikut Unjuk Rasa Menolak Aturan Covid-19 Mulai Diburu Polisi

Dua sumber yang ikut berunjuk rasa menolak aturan Covid-19, di telepon oleh Kepolisian Beijing yang meminta mereka melakukan lapor diri.


Top 3 Dunia: Dukungan Keluarga untuk Anwar Ibrahim dan Reporter BBC Ditahan Cina

21 jam lalu

Top 3 Dunia: Dukungan Keluarga untuk Anwar Ibrahim dan Reporter BBC Ditahan Cina

Top 3 dunia pada 29 November 2022 masih didominasi oleh pemberitaan Anwar Ibrahim yang baru dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia.


Sejumlah Negara Mendukung Unjuk Rasa Menolak Lockdown di Cina

1 hari lalu

Sejumlah Negara Mendukung Unjuk Rasa Menolak Lockdown di Cina

Inggris mengatakan Cina harus mau mendengarkan suara rakyatnya sendiri. Warga Cina mencoba mengatakan mereka tidak senang dengan aturan Covid-19.


Seniman Cina Ai Weiwei Tak Yakin Protes Covid-19 Dapat Menggulingkan Xi Jinping

1 hari lalu

Seniman Cina Ai Weiwei Tak Yakin Protes Covid-19 Dapat Menggulingkan Xi Jinping

Pemerintahan Presiden Xi Jinping dinilai sulit goyah karena tidak ada agenda politik yang jelas dalam protes menolak kebijakan Covid-19 di Cina.


Klaim Jadi Korban Kekerasan Polisi dalam Demo, Kemenlu China Sebut BBC Playing the Victim

1 hari lalu

Klaim Jadi Korban Kekerasan Polisi dalam Demo, Kemenlu China Sebut BBC Playing the Victim

Juru bicara Kemenlu China, Zhao Lijian, menuding BBC hanya "playing the victim" dengan menyatakan reporternya jadi korban kekerasan polisi.