Baru Pertama Digelar, 51 Perupa Jabodetabek Ikut Parade Pameran Tunggal

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Poster pameran tunggal yang diikuti 51 perupa di Jabodetabek. Foto: Dok, Bosen2020.

    Poster pameran tunggal yang diikuti 51 perupa di Jabodetabek. Foto: Dok, Bosen2020.

    TEMPO.CO, Jakarta -  Sebanyak 51 perupa mengikuti parade pameran tunggal yang digelar secara serentak sejak hari ini hingga 2 Februari 2022. Parade pameran tunggal yang baru diadakan pertama kalinya ini diadakan di puluhan studio dan art space yang tersebar di wilayah Jabodetabek. 

    Penggagas kegiatan ini, Bosen2020 juga menggelar kegiatan lain untuk menyertai parade pameran ini. Antara lain lokakarya, bincang dengan para seniman, webinar, art performance, dan lain sebagainya.

    "Pameran bermula dari kebiasaan melakukan kulturahmi ke berbagai ruang kerja para seniman di Jabodetabek," kata William Robert, yang menggagas berdirinya jejaring budaya Bosen2020 dalam siaran pers yang diterima Tempo pada Selasa, 30 November 2021.

    Dari kunjungan ini, William mengaku kegigihan para seniman yang terus berkarya meski dalam kondisi yang terbatas. Dari situlah, ia menggagas Parade Pameran Tunggal 51 Perupa itu. 

    Kegiatan ini, kata William, dirancang untuk menampilkan semangat dan ketangguhan para seniman kepada publik. Secara keseluruhan, ada ratusan karya yang hendak dipamerkan. Ratusan karya itu meliputi lukisan, skesta, drawing, kramik, instalasi, patung, digital video art, dan lain-lain. 

    "Pameran ini bisa diakses secara langsung di venue tiap pameran di berbagai tempat, di 51 ruang pamer. Selain para apresiator bisa melihat pameran ini secara langsung, gelaran seni rupa ini juga bisa diapresiasi secara online," ucapnya. 

    Ia menegaskan, kegiatan ini berbeda dengan program open studio, meskipun sebagian besar perupa menghadirkan karya-karyanya dalam sebuah pameran tunggal di studio masing-masing. "Setiap seniman menyelenggarakan pameran tunggal, selayaknya sebuah pameran di ruang pamer lainnya," katanya. 

    William menuturkan, kegiatan ini juga diadakan sebagai upaya menghidupkan ekosistem berkesenian di Jakarta, Tangerang, Bogor, Bekasi, Depok dan sekitarnya. Lewat langkah tersebut, William berharap, para seniman tetap aktif dan saling berbagi energi kreatif seperti halnya seniman Yogyakarta, Bandung, atau Bali yang dikenal sebagai denyut nadinya seni rupa Tanah Air.

    Pembukaan Parade Pameran Tunggal 51 Perupa sudah digelar kemarin di WEICHERT Studio, Jl. Margasatwa Barat, No.42, RT 014 / RW 8, Ragunan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kegiatan ini diresmikan Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid. 

    Baca juga: Tempo Menggelar Pameran Seni Rupa: Kasih, Toleransi untuk Bangsa

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Temuan Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat

    Migrant Care mengungkap kerangkeng manusia di kediaman Bupati Langkat, Sumatera Utara. Diduga digunakan untuk menyekap 40 pekerja.